home global news

Organisasi Profesi Medis Minta Pemerintah Evaluasi PTM

Ahad, 23 Januari 2022 - 21:40 WIB
Sejumlah siswa mengikuti Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada hari pertama kembali masuk sekolah di SDN 3 Lhokseumawe, Aceh, Kamis (5/8/2021). (Foto: Antara/Rahmad/wsj)
Sejumlah organisasi profesi medis meminta pemerintah mengevaluasi pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) 100%.

Organisasi medis ini yakni, Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Perhimpunan Dokter Anestesiologi dan Terapi Indonesia Intensif Indonesia (PERDATIN), Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular (PERKI), dan Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).

"Laporan dari beberapa negara, proporsi anak yang dirawat akibat infeksi Covid-19 varian Omicron lebih banyak dibandingkan varian-varian sebelumnya," kata Ketua Umum Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Agus Dwi Susanto dalam rilis, Minggu (23/1/2022).

Baca juga:PTM Hari Pertama, Para Siswa Sambut Penuh Antusias

Menurut mereka, kepatuhan anak-anak usia 11 tahun ke bawah terhadap protokol kesehatan masih belum 100%, dan belum tersedianya atau belum lengkapnya vaksinasi anak-anak usia kurang dari 11 tahun.



Apalagi, lanjut dia, juga telah dilaporkan transmisi lokal varian Omicron di Indonesia, bahkan sudah ada kasus meninggal karena Omicron.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ptm terbatas waspada omicron waspada varian omicron ikatan dokter
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya