Reisa Broto Asmoro menegaskan penularan Covid-19 akan tetap ada di saat mudik lebaran kendati masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi yang tinggi.
Libur panjang berpotensi memicu kenaikan kasus Covid-19. Hal ini mengingat adanya kecenderungan dalam peningkatan interaksi dan mobilitas masyarakat, terutama yang hendak bepergian ke luar daerah.
Satgas Penanganan Covid-19 menggandeng Tim Penggerak PKK sebagai juru penerang untuk menggerakkan kampanye pencegahan penularan Covid-19 melalui penggerakan lapangan.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung terus mempersiapkan diri menghadapi puncak lonjakan kasus Covid-19 varian Omicron yang diprediksi akan terjadi pertengahan Februari hingga awal Maret tahun ini.
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) merilis data pasien Covid-19 yang di rawat di rumah sakit masih 23,86% alias masih cukup memadai untuk menampung pasien Covid-19.
Dedi menjelaskan, beberapa kasus pelanggaran kekarantinaan terjadi karena adanya blank area dari seseorang baik warga negara asing (WNA) maupun warga negara Indonesia (WNI) saat keluar pesawat hingga menuju Imigrasi.
Sejak kasus pertama ditemukan pada 23 Desember 2021, diberlakukan karantina yang ketat hingga 23 Januari 2022. Alhasil, pemerintah dapat menekan angka kasus yang cukup signifikan.
Angka kasus harian Covid-19 di Indonesia mencapai 12.422 kasus per Minggu (30/1/2022). Pemerintah melalui Kementerian Kesehatan juga terus menggenjot upaya testing dan tracing sebagai bentuk usaha deteksi dini.
Kebijakan dan instrumen pengawasan yang dikeluarkan OJK harus mampu mencegah meluasnya dampak pandemi Covid-19, khususnya terhadap perekonomian dan sektor keuangan.