LANGIT7.ID, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Reisa Broto Asmoro menegaskan penularan Covid-19 akan tetap ada di saat mudik lebaran kendati masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi yang tinggi.
Hasil survei serologi antibodi penduduk Indonesia terhadap virus SARS-CoV-2 yang dilakukan Kementerian Kesehatan bersama Kementerian Dalam Negeri dan Tim Pandemi Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) UI, sebanyak 86,6 persen populasi Indonesia memiliki antibodi terhadap Covid-19.
“Penularan Covid-19 akan tetap ada apalagi dengan bulan suci Ramadhan di mana masyarakat akan melakukan mobilitas sosial untuk berkumpul dan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman,” ungkap Reisa Rabu (30/3/2022).
Baca juga: MUI Imbau Percepat Vaksinasi Booster Agar Mudik AmanReisa mengimbau kepada seluruh masyarakat Indonesia untuk tetap menjalankan protokol kesehatan dengan baik dan benar sekaligus melengkapi dosis vaksinasi untuk memastikan antibodi terbentuk guna memutus rantai penularan Covid-19 di bulan Ramadhan 2022.
“Jadikan bulan Ramadhan tahun ini sebagai momentum mendekatkan diri pada Tuhan dengan berikhtiar menjaga kebersihan melalui protokol kesehatan dan melindungi lingkungan sekitar dari risiko terburuk Covid-19 lewat vaksinasi,” katanya.
Menurutnya, kendati antibodi yang terbentuk sudah tinggi bukan berarti masyarakat sudah dipastikan terbebas dari risiko Covid-19.
Satuan tugas (Satgas) penanganan Covid-19 mencatat kasus positif di Indonesia bertambah 3.840 menyebabkan total akumulatif konfirmasi Covid-19 ada 6.009.486. Berdasarkan data Satgas Penanganan Covid-19 DKI Jakarta menjadi penyumbang kasus terbanyak yakni 901 kasus, diikuti Jawa Barat 826 kasus, Jawa Tengah 446 kasus, Banten 299 kasus dan Jawa Timur 240 kasus.
Kasus kematian bertambah menjadi 118 dari hari sebelumnya. Hingga hari ini total kasus menjadi 155.000. Jawa Tengah memiliki kasus kematian terbanyak yakni 34 kasus, Jawa Timur 21 kasus, DKI Jakarta 11 kasus, Jawa Barat sembilan kasus dan DI Yogyakarta enam kasus.
Saat ini kasus aktif turun sebanyak 4.154 kasus, sehingga total kasus aktif kini tinggal 111.555.
Baca Juga: Kemenag Imbau Masjid Sesuaikan Kapasitas Jamaah Sesuai Level PPKMKasus kesembuhan secara nasional terus mengalami penambahan. Pada Rabu, jumlah orang yang sembuh ada 5.742.931 orang setelah bertambah 7.876 orang.
Dengan rincian daerah dengan kasus kesembuhan paling banyak yakni Jawa Barat 1.342 orang, Kepulauan Riau 955 orang, DKI Jakarta 825 orang, Jawa Tengah 768 orang dan DI Yogyakarta 403 orang.
Satgas juga melaporkan sebanyak orang telah menjadi 6.530 suspek Covid-19. Sedangkan 134.360 spesimen sudah diperiksa pada hari ini.
(sof)