Penambahan juga terjadi pada penerima dosis pertama vaksin Covid-19. Hari ini sebanyak 196.354.667 orang sudah mendapatkan dosis pertama, bertambah 113.796 orang.
Reisa Broto Asmoro menegaskan penularan Covid-19 akan tetap ada di saat mudik lebaran kendati masyarakat Indonesia sudah memiliki antibodi yang tinggi.
Berdasarkan hasil studi, terjadi penurunan antibodi 6 bulan setelah dosis primer atau lengkap 2 dosis penyuntikan, dan 1 dosis jika vaksin Janssen, sehingga dibutuhkan pemberian dosis lanjutan atau booster untuk meningkatkan proteksi individu terutama pada kelompok masyarakat rentan, ujar Reisa.
Supaya dapat menjaga tubuh dengan lebih optimal, maka diharapkan semua masyarakat dapat mengimbanginya dengan protokol kesehatan seperti menjalankan vaksinasi yang dapat meningkatkan imun dalam tubuh.
US CDC di Atlanta mengkategorikan Indonesia masuk ke dalam wilayah hijau atau green zone. Hal ini tak lepas dari penanganan pandemi Covid-19 yang sangat baik di tingkat nasional maupun provinsi.
Jangka waktu pemberian dosis pertama dan kedua, masing-masing vaksin tidak sama. Semisal, untuk AstraZeneca jarak pemberian mencapai 12 pekan, sedangkan Sinovac hanya empat pekan.
Vaksinasi Covid-19 menjadi syarat penting untuk menjalani masa transisi dari pandemi menjadi endemi. Baru ada sekitar empat juta lebih lansia yang sudah lengkap divaksinasi atau kurang dari 20 persen sasaran yang ditetapkan, yaitu 21,5 juta jiwa.
Reisa mengatakan meski banyak jenis vaksin, namun semua vaksin sudah teruji mutu serta keamanannya karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization).
Pastikan semua prasyarat dasar terpenuhi sebelum pergi ke pos vaksin. Yakni, tidak demam atau suhu tubuh di bawah 37,5 derajat Celcius, tensi darah di bawah 140/90 mmHg, usia kehamilan minimal 13 pekan atau masa trimester kedua.