Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Senin, 20 April 2026
home lifestyle muslim detail berita

Reisa Beberkan Kenapa Banyak Jenis Vaksin di Indonesia

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 21 September 2021 - 09:12 WIB
Reisa Beberkan Kenapa Banyak Jenis Vaksin di Indonesia
ilustrasi (foto: iStock)
LANGIT7.ID, Jakarta - Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 sekaligus Duta Perubahan Perilaku dr. Reisa Broto Asmoro membeberkan sejumlah alasan kenapa banyak jenis vaksin yang kini beredar di Indonesia.

Reisa mengatakan meski banyak jenis vaksin, namun semua vaksin sudah teruji mutu serta keamanannya karena Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah memberikan izin penggunaan darurat (Emergency Use Authorization).

"Tidak perlu bingung dan ragu lagi, meskipun macam-macam merek vaksinnya tetapi bagi yang belum vaksin bisa sesegera mungkin ke konter kesehatan terdekat untuk bisa segera divaksin," katanya, seperti dikutip Selasa (21/9).

Reisa mengatakan karena banyaknya permintaan dari berbagai negara termasuk Indonesia, produsen vaksin tidak sanggup menyediakan dalam jumlah besar.

Baca juga: Indonesia Kedatangan Lagi 5 Juta Dosis Vaksin Sinovac

Indonesia saat ini membutuhkan paling tidak 420 juta dosis vaksin untuk dua kali penyuntikan. Hampir setengah miliar dosis vaksin harus tersedia untuk bisa menjangkau seluruh warga Indonesia berjumlah 208.265.720 jiwa.

Hal itu menyebabkan banyak jenis vaksin yang beredar di Indonesia. Ada enam jenis vaksin yang telah diedarkan oleh pemerintah yakni Sinovac, AstraZeneca, Sinopharm, Moderna, Pfizer dan Johnson and Johnson.

Selain membeli, vaksin yang beredar di Indonesia juga merupakan bantuan dari beberapa negara.

“Di dunia tidak ada satu pun produsen vaksin yang dapat menyediakan maupun menyiapkan vaksin dalam jumlah banyak dalam satu kesatuan waktu sekaligus,” kata Reisa.

Baca juga: Arab Saudi: Dosis Ketiga Vaksin Covid-19 Tidak Perlu

Datangnya berbagai jenis vaksin tersebut, kata dia, perlu dilakukan secara bertahap guna menjaga ketersediaan vaksin di Tanah air baik dalam bentuk jadi, setengah jadi maupun baru berupa bahan baku vaksin untuk dapat didistribusikan secara bertahap pula ke seluruh wilayah Indonesia.

Selain untuk menyesuaikan dengan target sasaran, vaksin-vaksin tersebut datang dari sumber yang berbeda-beda. Reisa menyebutkan vaksin tersebut ada yang dibeli secara langsung oleh pemerintah Indonesia langsung atau pembelian secara aktif dari perusahaan-perusahaan yang terlibat dalam skema vaksin gotong-royong.

Vaksin-vaksin itu juga datang akibat adanya kerja sama multilateral maupun bilateral antar negara.

(sof)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Senin 20 April 2026
Imsak
04:27
Shubuh
04:37
Dhuhur
11:55
Ashar
15:14
Maghrib
17:53
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سَبَّحَ لِلّٰهِ مَا فِى السَّمٰوٰتِ وَالْاَرْضِۚ وَهُوَ الْعَزِيْزُ الْحَكِيْمُ
Apa yang di langit dan di bumi bertasbih kepada Allah. Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana.
QS. Al-Hadid:1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)