Tenaga Pengajar Madrasah Diminta untuk Tingkatkan SDM
Muhajirin
Senin, 24 Januari 2022 - 10:10 WIB
Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK), Dirjen Pendidikan Islam Kemenag H. Moh. Isom (foto: mitra Kemkominfo Kalteng)
Hari kedua pelaksanaan Rapat Koordinasi dan Evaluasi bidang Pendidikan Madrasah 2022 dihadiri Direktur Direktur Kurikulum Sarana Kelembagaan dan Kesiswaan (KSKK), Dirjen Pendidikan Islam Kemenag H. Moh. Isom.
Kehadiran H. Moh Isom disambut langsung oleh Kakanwil Kemenag Kalteng H. Noor Fahmi dan Kabid Penmad Achmad Farichin di Bandara Syamsuddin Noor Banjar Baru, Minggu (23/1/2022).
Dalam rakor tersebut, H. Moh Isom menyampaikan beberapa hal terkait dengan kesiapan Madrasah ke depan. Dirinya juga menekankan, saat ini, madrasah tidak boleh tinggal diam.
Ia mengajak para Kepala Madrasah agar mendorong Para tenaga pendidiknya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia anak-anak peserta didik menjadi Sumber Daya Manusia unggul di tempat/wilayahnya sendiri sesuai dengan slogan Madrasah Mandiri berprestasi.
“Mandiri dalam artian mampu mandiri secara tiga hal yakni kemandirian emosional, kemandirian intelektual, dan kemandirian karakter. Dan hendaknya kesemuanya itu ber-Ideologi dengan nilai nilai pancasila atau pilar-pilar kebangsaan”imbuhnya.
“Jika ketiga hal itu dijalankan, tentu akan dengan sendirinya mewujudkan prestasi baik dalam akademik, maupun non akademik” tambahnya.
Saat ini, Kemendikbud tengah merancang undang undang dengan RUU Sisdiknas yang kompatibel dengan kemajuan zaman. Kurikulum akan diubah dari yang semula Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) selama ini akan diubah menjadi kurikulum 2022 yang menjadi istilah kurikulum prototype.
Kehadiran H. Moh Isom disambut langsung oleh Kakanwil Kemenag Kalteng H. Noor Fahmi dan Kabid Penmad Achmad Farichin di Bandara Syamsuddin Noor Banjar Baru, Minggu (23/1/2022).
Dalam rakor tersebut, H. Moh Isom menyampaikan beberapa hal terkait dengan kesiapan Madrasah ke depan. Dirinya juga menekankan, saat ini, madrasah tidak boleh tinggal diam.
Ia mengajak para Kepala Madrasah agar mendorong Para tenaga pendidiknya untuk mempersiapkan Sumber Daya Manusia anak-anak peserta didik menjadi Sumber Daya Manusia unggul di tempat/wilayahnya sendiri sesuai dengan slogan Madrasah Mandiri berprestasi.
“Mandiri dalam artian mampu mandiri secara tiga hal yakni kemandirian emosional, kemandirian intelektual, dan kemandirian karakter. Dan hendaknya kesemuanya itu ber-Ideologi dengan nilai nilai pancasila atau pilar-pilar kebangsaan”imbuhnya.
“Jika ketiga hal itu dijalankan, tentu akan dengan sendirinya mewujudkan prestasi baik dalam akademik, maupun non akademik” tambahnya.
Saat ini, Kemendikbud tengah merancang undang undang dengan RUU Sisdiknas yang kompatibel dengan kemajuan zaman. Kurikulum akan diubah dari yang semula Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) selama ini akan diubah menjadi kurikulum 2022 yang menjadi istilah kurikulum prototype.