Liga Italia
Serie A Kembali Izinkan 50 Persen Penonton Meski Covid-19 Mewabah
Garry Talentedo Kesawa
Senin, 24 Januari 2022 - 19:05 WIB
Ilustrasi suporter sepak bola memadati stadion untuk mendukung tim kebanggaannya. (Foto: Langit7.id./iStock)
Otoritas Liga Italia kembali mengizinkan dibukanya kapasitas 50 persen penonton yang datang ke stadion untuk menyaksikan laga Serie A pada bulan Februari 2022. Pengurangan kapasitas penonton menimbulkan kerugian secara ekonomi dan juga olahraga.
CEO Serie A, Luigi De Siervo mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan lebih banyak bantuan dari Pemerintah Italia. Bahkan, ia berharap stadion-stadion di Italia bisa dibuka hingga 100 persen.
Baca juga:Duel AC Milan vs Juventus Berakhir Tanpa Pemenang
"Pada bulan Februari, kami pasti akan kemabali ke 50 persen. Tetapi dengan dukungan dari wakil (Valentina) Vezzali, kami berharap untuk mencapai 75-100 persen segera," kata De Siervo kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip Senin (24/1).
De Siervo menjelaskan jika pengurangan kapasitas penonton menimbulkan kerugian yang amat terasa di sisi ekonomi. Untuk itu, ia berharap pembukaan kapasitas stadion bisa mencapai 100 persen untuk para suporter.
Baca juga:Tiga Tahun Absen, Mario Balotelli Kembali ke Skuad Azzurri
"Jika tidak, kami akan menderita kerugian ekonomi dan olahraga. Pikirkan tentang kompetisi Eropa. Tim kami akan bermain di dalam stadion yang terjual habis di luar negeri dan tidak dapat menerima dukungan yang sama dari penggemar mereka di rumah," jelas De Siervo.
CEO Serie A, Luigi De Siervo mengatakan bahwa pihaknya mengharapkan lebih banyak bantuan dari Pemerintah Italia. Bahkan, ia berharap stadion-stadion di Italia bisa dibuka hingga 100 persen.
Baca juga:Duel AC Milan vs Juventus Berakhir Tanpa Pemenang
"Pada bulan Februari, kami pasti akan kemabali ke 50 persen. Tetapi dengan dukungan dari wakil (Valentina) Vezzali, kami berharap untuk mencapai 75-100 persen segera," kata De Siervo kepada La Gazzetta dello Sport, dikutip Senin (24/1).
De Siervo menjelaskan jika pengurangan kapasitas penonton menimbulkan kerugian yang amat terasa di sisi ekonomi. Untuk itu, ia berharap pembukaan kapasitas stadion bisa mencapai 100 persen untuk para suporter.
Baca juga:Tiga Tahun Absen, Mario Balotelli Kembali ke Skuad Azzurri
"Jika tidak, kami akan menderita kerugian ekonomi dan olahraga. Pikirkan tentang kompetisi Eropa. Tim kami akan bermain di dalam stadion yang terjual habis di luar negeri dan tidak dapat menerima dukungan yang sama dari penggemar mereka di rumah," jelas De Siervo.