home global news

MUI Imbau Pendakwah Hadirkan Ceramah Membangun, Bukan Merobohkan

Senin, 24 Januari 2022 - 20:15 WIB
Gedung MUI di Jakarta. Foto: Istimewa.
Pendakwah perlu memiliki standar agar kualitas dakwah terjaga. Wakil Ketua Umum MUI, KH Marsudi Syuhud, menyampaikan bahwa standardisasi dai MUI dibutuhkan untuk melahirkan koneksi atau keterhubungan antar dai.

Kiai Marsudi menekankan, dakwah selain bersifat mengajak kepada Islam juga menjadi sarana untuk menyebarkan hal-hal baik yang membangun. Dakwah bukan menjadi jalan merobohkan, apalagi meruntuhkan.

“Dakwah adalah membangun, bukan merobohkan, apalagi meruntuhkan. Dakwah membangun keilmuan, membangun peradaban, bahkan kehidupan,” ujarnya dalam pembukaan Multaqa Duat Nasional III dan Wisuda akbar Standardisasi Dai angkatan IV sampai X di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta Utara, dikutip Senin (24/1/2022).

Baca Juga:Dakwah Memerdekakan Manusia dari Kejahiliyahan dan Kuatkan Tauhid

Ia mengungkapkan, peran dakwah di Indonesia dengan jumlah pemeluk Islam terbesar di dunia menjadi sangat penting. Dakwah dirasa sangat perlu untuk menjaga ajaran agama bahkan kondisi sosial kemasyarakatan.

Pada titik inilah, ujar Kiai Marsudi, standardisasi dai diperlukan untuk menjaga agama, bangsa, dan negara. Hal itu bisa dimulai dari mengembangkan keilmuan dan metode (cara penyampaian) dakwah.

Ia mengingatkan agar para dai semakin cerdik menempatkan diri. Beberapa dai besar kerap dijatuhkan pihak tertentu karena ada perkataannya yang dinilai tidak benar. Terutama pada zaman media sosial seperti sekarang, kata dia, banyak kata yang ditafsirkan bermacam-macam.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
mui pendakwah akhlak rasulullah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya