IBL
Direktur IBL Apresiasi Gelaran Seri Pertama Tanpa Kasus Covid-19
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 25 Januari 2022 - 19:35 WIB
Direktur Utama Indonesian Basketball League (IBL), Junas Miradiarsyah. (Foto: IBL Indonesia)
Gelaran Indonesian Basketball League (IBL) seri pertama yang berlangsung di Jakarta berakhir dengan sukses. Meski digelar di tengah pandemi, event yang dimulai sejak 15-22 Januari 2022 itu tetap zero case alias tidak terindikasi kasus Covid-19.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah mengapresiasi kepada seluruh penonton IBL yang hadir dan menerapkan protokol kesehatan ketat. "Terima kasih telah hadir dan mentaati semua aturan protokol kesehatan. Terima kasih telah Ikut menjaga #LigaKita," kata Junas dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (25/1).
Baca juga:Prawira Bandung Petik Pelajaran Berharga di Seri Pertama
Junas mengatakan bahwa IBL menjadi liga pertama yang menghadirkan penonton walaupun masih terbatas. Menurutnya, seri pertama berjalan dengan lancar tanpa terindikasi Covid-19.
"Kami jalankan protokol kesehatan ketat. Ada tiga kali screening test PCR selama penyelenggaraan baik bagi pemain, ofisial dan panitia penyelenggara," ujarnya.
Baca juga:Kurang Meyakinkan di Seri Pertama, Satria Muda Akan Benahi Offense
Dengan terselenggaranya seri pertama, lanjut Junas, menjadi sebuah penyemangat dan juga standar yang akan ditingkatkan pada seri-seri IBL berikutnya. "Bahkan standar tersebut akan kami tingkatkan jika memang diperlukan," tegasnya.
Direktur Utama IBL, Junas Miradiarsyah mengapresiasi kepada seluruh penonton IBL yang hadir dan menerapkan protokol kesehatan ketat. "Terima kasih telah hadir dan mentaati semua aturan protokol kesehatan. Terima kasih telah Ikut menjaga #LigaKita," kata Junas dalam keterangan tertulisnya, dikutip Selasa (25/1).
Baca juga:Prawira Bandung Petik Pelajaran Berharga di Seri Pertama
Junas mengatakan bahwa IBL menjadi liga pertama yang menghadirkan penonton walaupun masih terbatas. Menurutnya, seri pertama berjalan dengan lancar tanpa terindikasi Covid-19.
"Kami jalankan protokol kesehatan ketat. Ada tiga kali screening test PCR selama penyelenggaraan baik bagi pemain, ofisial dan panitia penyelenggara," ujarnya.
Baca juga:Kurang Meyakinkan di Seri Pertama, Satria Muda Akan Benahi Offense
Dengan terselenggaranya seri pertama, lanjut Junas, menjadi sebuah penyemangat dan juga standar yang akan ditingkatkan pada seri-seri IBL berikutnya. "Bahkan standar tersebut akan kami tingkatkan jika memang diperlukan," tegasnya.