Cegah Anak Stunting dengan Perencanaan Optimal Sebelum Kehamilan
Fifiyanti Abdurahman
Rabu, 26 Januari 2022 - 08:17 WIB
Mencegah stunting dengan membuat perencanaan sebelum kehamilan. Foto: LANGIT7/iStock
Setiap calon ibu mempunyai harapan bayi dalam kandungannya terlahir dalam kondisi sehat. Karena itu, mayoritas calon ibu mengubah gaya hidup jadi lebih baik di masa kehamilan karena mempertimbangkan kondisi kandungannya. Salah satu caranya adalah dengan melakukan perbaikan gizi.
Kebiasaan ibu yang baru mulai menjaga kesehatannya dengan makan makanan bernutrisi setelah dia tahu dirinya hamil inilah yang kurang tepat.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSU Tangerang dr. Dhika Prabu Armadhanu mengatakan agar tidak ada gangguan selama kehamilan, calon ibu harusnya sudah memastikan asupan nutrisinya tercukupi sejak sebelum hamil.
Baca juga: Menunda Kehamilan dan Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Selama Pandemi
Namun sayangnya, masih banyak ibu yang tidak menyadari dirinya sedang kekurangan nutrisi penting yang sebenarnya dibutuhkan untuk perkembangan bayi di dalam kandungan.
Salah satu cara mengenali ibu hamil mengalami defisiensi nutrisi adalah ketika berat badannya tidak bertambah, bahkan mengalami penurunan, sedangkan janin bertambah berat.
Ibu hamil yang mengalami kurang gizi tidak hanya berisiko mengalami anemia atau preeklamsia, tetapi defisiensi nutrisi juga memengaruhi pertumbuhan bayi. Ibu berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah, melahirkan bayi prematur, dan juga menimbulkan risiko anak mengalami stunting.
Kebiasaan ibu yang baru mulai menjaga kesehatannya dengan makan makanan bernutrisi setelah dia tahu dirinya hamil inilah yang kurang tepat.
Dokter spesialis kebidanan dan kandungan RSU Tangerang dr. Dhika Prabu Armadhanu mengatakan agar tidak ada gangguan selama kehamilan, calon ibu harusnya sudah memastikan asupan nutrisinya tercukupi sejak sebelum hamil.
Baca juga: Menunda Kehamilan dan Menjaga Kesehatan Ibu Hamil Selama Pandemi
Namun sayangnya, masih banyak ibu yang tidak menyadari dirinya sedang kekurangan nutrisi penting yang sebenarnya dibutuhkan untuk perkembangan bayi di dalam kandungan.
Salah satu cara mengenali ibu hamil mengalami defisiensi nutrisi adalah ketika berat badannya tidak bertambah, bahkan mengalami penurunan, sedangkan janin bertambah berat.
Ibu hamil yang mengalami kurang gizi tidak hanya berisiko mengalami anemia atau preeklamsia, tetapi defisiensi nutrisi juga memengaruhi pertumbuhan bayi. Ibu berisiko melahirkan bayi dengan berat badan rendah, melahirkan bayi prematur, dan juga menimbulkan risiko anak mengalami stunting.