home lifestyle muslim

Kerap Berpikir Negatif, Berpotensi Sebabkan Demensia

Kamis, 27 Januari 2022 - 09:00 WIB
Pikiran negatif berulang berisiko besar mengalami demensia. Foto: LANGIT7/iStock
Sebuah penelitian di University College London menemukan pemikiran negatif berulang terkait dengan penurunan kognitif, jumlah yang lebih tinggi dari simpanan protein berbahaya di otak, berisiko besar mengalami demensia.

“Depresi dan kecemasan di usia paruh baya dan usia tua sudah diketahui sebagai faktor risiko demensia. Di sini, kami menemukan bahwa pola berpikir tertentu yang terlibat dalam depresi dan kecemasan dapat menjadi alasan mendasar mengapa orang dengan gangguan tersebut lebih mungkin mengembangkan demensia,” kata Natalie L. Marchant, penulis utama penelitian dan rekan peneliti senior di Universitas College London, seperti dikutip dari Healthline, Kamis (27/1/2022).

Baca juga: Pesawat Nirawak Selamatkan Lansia dengan Demensia Setelah 18 Jam Hilang

“Diambil bersama penelitian lain, yang menghubungkan depresi dan kecemasan dengan risiko demensia, kami berharap bahwa pola berpikir negatif kronis dalam jangka waktu yang lama dapat meningkatkan risiko demensia. Kami tidak berpikir bukti menunjukkan bahwa kemunduran jangka pendek akan meningkatkan risiko demensia,” kata Marchant.

Penelitian tersebut melibatkan lebih dari 300 orang berusia di atas 55 tahun. Dalam kurun waktu periode 2 tahun, peserta penelitian diminta untuk menanggapi pertanyaan yang menunjukkan bagaimana perasaan mereka tentang pengalaman negatif.

Adapun fokus pertanyaan seperti pada pola yang sering terlihat dalam pemikiran negatif secara berulang, seperti merenungkan peristiwa masa lalu atau khawatir tentang masa depan.

"Kami mengusulkan bahwa pemikiran negatif berulang mungkin menjadi faktor risiko baru untuk demensia karena dapat berkontribusi pada demensia dengan cara yang unik," kata Marchant.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
demensia kesehatan otak pikiran negatif
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya