home global news

DPR Minta Sosialisasi Covid-19 Lewat Telemedicine Digencarkan

Ahad, 30 Januari 2022 - 06:40 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Anggota Komisi IX DPR Kurniasih Mufidayati mencermati angka keterisian rumah sakit Bed Occupancy Rate (BOR) Covid-19 di Jakarta yang menyentuh angka 45 persen. Data Dinkes DKI Jakarta, 48 persen yang dirawat adalah pasien tanpa gejala dan gejala ringan.

Mufida mengatakan isolasi mandiri bisa dilakukan bagi pasien konfirmasi positif dengan gejala ringan dan tanpa gejala dengan catatan semua sistem isolasi mandiri siap dari hulu ke hilir.

Ia menyebut, pemerintah sudah memiliki pengalaman saat lonjakan tinggi kasus Delta dengan banyaknya masyarakat yang Isoman di rumah karena tidak mendapat tempat perawatan. Harusnya saat ini bisa lebih baik dalam mengatasi pasien Isoman.

Baca Juga:Bali United Raih Kemenangan atas Pacific Caesar

"Isoman bisa dilakukan dengan syarat pemerintah tetap memenuhi hak kesehatan masyarakat. Jadi dijamin tidak dilepaskan begitu saja," kata Mufida dalam keterangan yang diterima Langit7, Ahad (30/1/2022).

Ia meminta protokol isolasi mandiri mulai dijalankan dengan layanan telemedicine yang bagus. Sosialisasi perlu digencarkan bagaimana memanfaatkan telemedicine bagi kasus Isoman Covid-19 yang resmi oleh pemerintah.

"Masih banyak yang belum tahu alur telemedicine yang resmi oleh pemerintah agar terpusat dan tidak salah konsultasi atau bahkan lebih parah bisa dimanfaatkan pihak yang tidak bertanggungjawab dengan memanfaatkan situasi darurat masyarakat," ujar dia.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
dpr ri covid-19 telemedicine
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya