Ini 2 Keuntungan Pengembangan Produk Halal
Mahmuda attar hussein
Senin, 31 Januari 2022 - 05:56 WIB
Wapres Makruf Amin di acara Ekosistem Global Halal Hub sebagai Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia 2024. Foto: Setwapres
Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, yakni mencapai sekitar 240 jiwa, Indonesia berpotensi menjadi penguasa dalam pengembangan produk halal.
Untuk itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak masyarakat untuk dapat mengembangkan produk halal, yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian nasional.
“Saya ingin mengajak terutama kepada umat Islam supaya terus menggelorakan semangat untuk pengembangan produk halal,” kata dia dalam keterangannya, di acara Ekosistem Global Halal Hub sebagai Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia 2024, Tangerang, dilanasir dari laman resmi setwapres, Senin (31/1).
Baca juga: Wapres: LPPOM MUI Masih Jadi Ujung Tombak Pengujian Kehalalan
Menurutnya, dengan menjalankan bisnis yang sesuai syariat Islam, pelaku usaha dapat menikmati keuntungan langsung di dunia. “Ulama menyebutnya tsamrah ‘aajilan, buah yang sekarang bisa dipetik,” ujarnya.
Juga, ada pahala besar yang disediakan di akhirat nanti, yaitu ajran aajilan. Sehingga mengembangkan produk halal, kata dia, akan mendapat dua keuntungan.
"Keuntungan ini akan kita nikmati sendiri, sekaligus memperkuat ekonomi nasional," jelasnya.
Untuk itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak masyarakat untuk dapat mengembangkan produk halal, yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian nasional.
“Saya ingin mengajak terutama kepada umat Islam supaya terus menggelorakan semangat untuk pengembangan produk halal,” kata dia dalam keterangannya, di acara Ekosistem Global Halal Hub sebagai Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia 2024, Tangerang, dilanasir dari laman resmi setwapres, Senin (31/1).
Baca juga: Wapres: LPPOM MUI Masih Jadi Ujung Tombak Pengujian Kehalalan
Menurutnya, dengan menjalankan bisnis yang sesuai syariat Islam, pelaku usaha dapat menikmati keuntungan langsung di dunia. “Ulama menyebutnya tsamrah ‘aajilan, buah yang sekarang bisa dipetik,” ujarnya.
Juga, ada pahala besar yang disediakan di akhirat nanti, yaitu ajran aajilan. Sehingga mengembangkan produk halal, kata dia, akan mendapat dua keuntungan.
"Keuntungan ini akan kita nikmati sendiri, sekaligus memperkuat ekonomi nasional," jelasnya.