Langit7, Banten - Sebagai negara dengan penduduk muslim terbesar, yakni mencapai sekitar 240 jiwa, Indonesia berpotensi menjadi penguasa dalam pengembangan produk halal.
Untuk itu, Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengajak masyarakat untuk dapat mengembangkan produk halal, yang diharapkan dapat memperkuat perekonomian nasional.
“Saya ingin mengajak terutama kepada umat Islam supaya terus menggelorakan semangat untuk pengembangan produk halal,” kata dia dalam keterangannya, di acara Ekosistem Global Halal Hub sebagai Gerakan Nasional Sinergitas Menuju Indonesia Pusat Produsen Produk Halal Dunia 2024, Tangerang, dilanasir dari laman resmi setwapres, Senin (31/1).
Baca juga: Wapres: LPPOM MUI Masih Jadi Ujung Tombak Pengujian KehalalanMenurutnya, dengan menjalankan bisnis yang sesuai syariat Islam, pelaku usaha dapat menikmati keuntungan langsung di dunia. “Ulama menyebutnya tsamrah ‘aajilan, buah yang sekarang bisa dipetik,” ujarnya.
Juga, ada pahala besar yang disediakan di akhirat nanti, yaitu ajran aajilan. Sehingga mengembangkan produk halal, kata dia, akan mendapat dua keuntungan.
"Keuntungan ini akan kita nikmati sendiri, sekaligus memperkuat ekonomi nasional," jelasnya.
Baca juga: Wapres: Sertifikasi Halal Upaya Wujudkan Indonesia Jadi Penguasa Industri Halal GlobalSebelumnya, Ketua Umum Platform Digital Ekspor (PDEkspor), Hadi Lee mengungkapkan, secara simultan pihaknya melakukan pelepasan eskpor produk UMKM dan produk halal senilai USD9 juta.
Adapun produk tersebut terdiri dari makanan halal seperti produk mi, gudeg, bumbu, gado-gado, kue bulan, termasuk juga produk UMKM, seperti Mangis dan Cocoa Powder. Ekspor dilakukan ke 23 negara tujuan, antara lain Amerika Serikat, RRT, India, dan Mesir.
“Kami mengucapkan terimakasih sebesar-besarnya kepada semua pihak yang mendukung kegiatan ini,” ucap Hadi.
Baca juga: Penambahan LPH Dorong Pelaku Usaha Dapatkan Sertifikasi Halal(zul)