Komunitas Back To Masjid Ajak Pemuda Makmurkan Rumah Allah
Jaja Suhana
Kamis, 03 Februari 2022 - 22:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Di Kelurahan Suro, Banyumas Jawa Tengah terdapat sebuah komunitas pemuda muslim bernama "Back to Masjid". Komunitas itu bertujuan untuk mengembalikan minat masyarakat terutama para pemuda untuk memakmurkan masjid.
Misi komunitas Back to Masjid, yakni mengajak dan menginformasikan keutamaan shalat berjamaah di masjid. Selain itu komunitas tersebut juga memiliki misi ikut serta membangkitkan ekonomi umat dengan kewirausahaan sesuai hukum muamalah.
"Visi kita menciptakan masyarakat yang lebih Islami. Kami berharap apa yang dilakukan komunitas back to masjid ditiru oleh para pemuda di seluruh Indonesia," ujar pendiri komunitas Back to Masjid, Farid, dikutip dari Youtube Ustaz Wibowo, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga:Wisudawan Sadesha Beri Tips Mudah Menghafal Al-Quran
Farid mengatakan dirinya merasa resah melihat kondisi umat di zaman sekarang yang jarang memakmurkan masjid. Salah sebabnya karena masyarakat kurang memahami tentang keutamaan berjamaah di masjid.
"Kondisi anak muda zaman sekarang senang bermain game dan pergaulan bebas sehingga jauh dari ajaran agama hingga mudah terpecah-belah," katanya.
Komunitas Back to Masjid awalnya diinisiasi oleh dua kakak beradik, Farid dan Dadang, keduanya berasal dari Dusun Nali, keluraha Suro, Banyumas Jawa Tengah. Saat ini komunitas tersebut berjumlah 15 orang yang terdiri dari berbagai latar belakang dan seiring berjalannya waktu banyak yang bergabung ke komunitas tersebut.
Misi komunitas Back to Masjid, yakni mengajak dan menginformasikan keutamaan shalat berjamaah di masjid. Selain itu komunitas tersebut juga memiliki misi ikut serta membangkitkan ekonomi umat dengan kewirausahaan sesuai hukum muamalah.
"Visi kita menciptakan masyarakat yang lebih Islami. Kami berharap apa yang dilakukan komunitas back to masjid ditiru oleh para pemuda di seluruh Indonesia," ujar pendiri komunitas Back to Masjid, Farid, dikutip dari Youtube Ustaz Wibowo, Kamis (3/2/2022).
Baca Juga:Wisudawan Sadesha Beri Tips Mudah Menghafal Al-Quran
Farid mengatakan dirinya merasa resah melihat kondisi umat di zaman sekarang yang jarang memakmurkan masjid. Salah sebabnya karena masyarakat kurang memahami tentang keutamaan berjamaah di masjid.
"Kondisi anak muda zaman sekarang senang bermain game dan pergaulan bebas sehingga jauh dari ajaran agama hingga mudah terpecah-belah," katanya.
Komunitas Back to Masjid awalnya diinisiasi oleh dua kakak beradik, Farid dan Dadang, keduanya berasal dari Dusun Nali, keluraha Suro, Banyumas Jawa Tengah. Saat ini komunitas tersebut berjumlah 15 orang yang terdiri dari berbagai latar belakang dan seiring berjalannya waktu banyak yang bergabung ke komunitas tersebut.