Bidan Jadi Ujung Tombak Kesehatan Masyarakat di Desa Terpencil
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 03 Februari 2022 - 15:22 WIB
Webinar Transformasi Digital Bantu Jaga Kesehatan Ibu dan Anak, Kamis (3/2/2022). Foto: Istimewa
Pemerataan akses kesehatan masih menjadi isu sentral di berbagai daerah di Indonesia. Peran bidan pun menjadi ujung tombak untuk menjawab permasalahan tersebut.
Menurut Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Pusat dr Hasto Wardoyo saat ini Indonesia memiliki bidan lebih dari 400 ribu. Angka tersebut bisa menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia terutama masyarakat desa.
Baca juga: Satgas Beri Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan Pejuang Penanganan Covid-19
"Di Indonesia, ada sekitar 74.000 desa sehingga bidan memiliki kekuatan yang luar biasa. Sehingga ketika ada bidan sebanyak itu menurut saya itu menjadi kekuatan yang luar biasa," kata Hasto dalam webinar Transformasi Digital Bantu Jaga Kesehatan Ibu dan Anak, Kamis (3/2/2022).
Hasto menambahkan, karena jumlahnya yang besar menjadikan bidan sebagai ujung tombak layanan kesehatan.
"Secara psikologi ketika bidan ditugaskan di desa, mereka tidak pernah melakukan pertentangan. Kenapa? karena bidan itu melekat dan dekat dengan keluarga." jelas Hasto.
Terlebih kualitas seorang bidan yang memiliki izin untuk antenatal care, edukasi terkait KB, hingga memantau kondisi ibu sampai melahirkan.
Menurut Kepala BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Pusat dr Hasto Wardoyo saat ini Indonesia memiliki bidan lebih dari 400 ribu. Angka tersebut bisa menjadi kekuatan bagi bangsa Indonesia terutama masyarakat desa.
Baca juga: Satgas Beri Penghargaan Kepada Tenaga Kesehatan Pejuang Penanganan Covid-19
"Di Indonesia, ada sekitar 74.000 desa sehingga bidan memiliki kekuatan yang luar biasa. Sehingga ketika ada bidan sebanyak itu menurut saya itu menjadi kekuatan yang luar biasa," kata Hasto dalam webinar Transformasi Digital Bantu Jaga Kesehatan Ibu dan Anak, Kamis (3/2/2022).
Hasto menambahkan, karena jumlahnya yang besar menjadikan bidan sebagai ujung tombak layanan kesehatan.
"Secara psikologi ketika bidan ditugaskan di desa, mereka tidak pernah melakukan pertentangan. Kenapa? karena bidan itu melekat dan dekat dengan keluarga." jelas Hasto.
Terlebih kualitas seorang bidan yang memiliki izin untuk antenatal care, edukasi terkait KB, hingga memantau kondisi ibu sampai melahirkan.