Ini Tantangan Dunia Usaha di 2022 Menurut Kadin Indonesia
Mahmuda attar hussein
Ahad, 06 Februari 2022 - 16:30 WIB
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, di Webinar Nasional Outlook Ekonomi dan Bisnis 2022. Foto: Langit7/Attar
Ekonomi nasional disebut menunjukkan tren yang terus membaik. Hal itu terlihat dari pertumbuhan PDB untuk APBN sebesar 5,5 persen.
Ditambah lagi dengan vaksinasi sebagai kunci pemulihan ekonomi yang terus membaik. Indonesia sendiri berada di peringkat ke-4 dunia atas capaian vaksinasinya.
"Kita harus optimistis dan bangkit, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang ada," ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, di Webinar Nasional Outlook Ekonomi dan Bisnis 2022: Kebangkitan UMKM Indonesia, Jumat (4/2).
Baca juga: Ini Dukungan Kemenkeu dan Instansi Terkait kepada UMKM
Menurutnya, Indonesia masih rentan terhadap gelombang pandemi berikutnya. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan sinergi dalam berperang melawan pandemi dan tantangan ekonomi.
"Dikatakan perang karena kita perlu memenangkan tantangan tersebut. Untuk itu kita perlu bersatu, dan jangan sampai kita dipecah-belah," tegasnya.
Selanjutnya, tantangan lain juga terdapat di sektor dunia usaha. Di mana pelaku usaha masih merasa kesulitan untuk bertahan karena harga logistik yang tinggi.
Ditambah lagi dengan vaksinasi sebagai kunci pemulihan ekonomi yang terus membaik. Indonesia sendiri berada di peringkat ke-4 dunia atas capaian vaksinasinya.
"Kita harus optimistis dan bangkit, serta mempersiapkan diri menghadapi tantangan yang ada," ujar Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Arsjad Rasjid, di Webinar Nasional Outlook Ekonomi dan Bisnis 2022: Kebangkitan UMKM Indonesia, Jumat (4/2).
Baca juga: Ini Dukungan Kemenkeu dan Instansi Terkait kepada UMKM
Menurutnya, Indonesia masih rentan terhadap gelombang pandemi berikutnya. Untuk itu diperlukan kolaborasi dan sinergi dalam berperang melawan pandemi dan tantangan ekonomi.
"Dikatakan perang karena kita perlu memenangkan tantangan tersebut. Untuk itu kita perlu bersatu, dan jangan sampai kita dipecah-belah," tegasnya.
Selanjutnya, tantangan lain juga terdapat di sektor dunia usaha. Di mana pelaku usaha masih merasa kesulitan untuk bertahan karena harga logistik yang tinggi.