Usung Semangat Persaudaraan, Dewan Dakwah Bekasi Gelar Rakerda di Bogor
Fajar adhitya
Senin, 07 Februari 2022 - 18:10 WIB
Ketua Dewan Dawah Kabupaten Bekasi KH Ahbab Akhfas. Foto: Istimewa.
Dewan Da'wah Islamiyah Indonesia Kabupaten Bekasi menggelar rapat kerja daerah (Rakerda) guna merumuskan proyeksi kerja-kerja dalam masa baktinya. Kegiatan bertajuk "Kita Tingkatkan Soliditas Pengurus Dewan Dakwah Islamiyah Kabupaten Bekasi" diselenggarakan secara hybrid di Bogor Jawa Baratbaru-baru ini.
Ketua Dewan Da'wah Kabupaten Bekasi, KH Ahbab Akhfas menyampaikan bahwa pengurus yang tergabung dalam Dewan Da'wah terdiri dari berbagai Ormas keagamaan, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Mathlaul Anwar, dan sebagainya. Menurut dia, keragaman ini adalah potensi strategis dalam menghimpun kekuatan dan persatuan umat.
"Insya Allah dengan berbagai macam asal-usul, kita mempunyai satu nilai yang ingin dicapai bersama," kata Kyai Ahbab.
Lebih lanjut, Kyai Ahbab menuturkan bahwa eratnya ukhuwah para ulama dicontohkan oleh almaghfurlah KH Noer Alie dengan allahu yarham Mohammad Natsir. Meskipun keduanya memiliki perbedaan dalam hal ubudiyah, namun dapat berjuang dengan visi, misi, dan tujuan yang sama.
Baca Juga:MIUMI Aceh: Membaca dan Amalkan Al-Quran Merupakan Kewajiban Setiap Muslim
"Nah, kita sebagai pelanjut perjuangan pak Natsir dan Kyai Noer Alie tidak ada alasan untuk tidak berjalan bersama mencapai satu tujuan. Insya Allah dari berbagai latar belakang dan profesi ini, dakwah akan menjadi lebih kuat dan sukses," ujarnya.
Menurut dia, terkadang kegagalan dakwah bukan faktor masyarakat yang menolak total seruan da'i, namun karena kurangnya istiqamah sang juru dakwah. Padahal ajakan tersebut tidak boleh berhenti sampai Allah SWT memanggil ke haribaanNya.
Ketua Dewan Da'wah Kabupaten Bekasi, KH Ahbab Akhfas menyampaikan bahwa pengurus yang tergabung dalam Dewan Da'wah terdiri dari berbagai Ormas keagamaan, seperti NU, Muhammadiyah, Persis, Mathlaul Anwar, dan sebagainya. Menurut dia, keragaman ini adalah potensi strategis dalam menghimpun kekuatan dan persatuan umat.
"Insya Allah dengan berbagai macam asal-usul, kita mempunyai satu nilai yang ingin dicapai bersama," kata Kyai Ahbab.
Lebih lanjut, Kyai Ahbab menuturkan bahwa eratnya ukhuwah para ulama dicontohkan oleh almaghfurlah KH Noer Alie dengan allahu yarham Mohammad Natsir. Meskipun keduanya memiliki perbedaan dalam hal ubudiyah, namun dapat berjuang dengan visi, misi, dan tujuan yang sama.
Baca Juga:MIUMI Aceh: Membaca dan Amalkan Al-Quran Merupakan Kewajiban Setiap Muslim
"Nah, kita sebagai pelanjut perjuangan pak Natsir dan Kyai Noer Alie tidak ada alasan untuk tidak berjalan bersama mencapai satu tujuan. Insya Allah dari berbagai latar belakang dan profesi ini, dakwah akan menjadi lebih kuat dan sukses," ujarnya.
Menurut dia, terkadang kegagalan dakwah bukan faktor masyarakat yang menolak total seruan da'i, namun karena kurangnya istiqamah sang juru dakwah. Padahal ajakan tersebut tidak boleh berhenti sampai Allah SWT memanggil ke haribaanNya.