Arab Saudi Perbarui Prosedur Masuk Umrah dan Kunjungan
Fifiyanti Abdurahman
Selasa, 08 Februari 2022 - 07:04 WIB
Jamaah umrah di masa pandemi Covid-19. Foto: LANGIT7/iStock
Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengumumkan prosedur baru bagi jamaah yang akan melakukan umrah dan kunjungan.
Kementerian menyebutkan pengunjung atau jamaah yang datang dari luar Arab Saudi harus menyertakan tes PCR negatif yang disetujui atau tes antigen negatif 48 jam sebelum keberangkatan. Hasil tes tersebut terlepas dari status imunisasi mereka.
Baca juga: Arab Saudi Perpanjang Iqama dan Visa 19 Negara, Gratis
Kementerian mengkonfirmasi, prosedur yang diperbarui tersebut akan berlaku mulai pukul 1 pagi pada hari Rabu, 8 Rajab 1443 H, sesuai dengan 9 Februari 2022, kementerian mengkonfirmasi.
Sebelumnya Arab Saudi mengumumkan pembatasan perjalanan baru yang dimulai Rabu, 9 Februari 2022.
"Pembatasan baru diperkenalkan sejalan dengan tindak lanjut terus-menerus terhadap situasi epidemiologis lokal dan global. Pembatasan tersebut sebagai bagian dari langkah-langkah yang diambil oleh Kerajaan untuk melawan penyebaran Covid 19 dan menjaga kesehatan masyarakat." kata Kementerian seperti dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (8/2/2022).
Baca juga: Status Vaksinasi Booster Jadi Syarat Bepergian di Arab Saudi
Kementerian menyebutkan pengunjung atau jamaah yang datang dari luar Arab Saudi harus menyertakan tes PCR negatif yang disetujui atau tes antigen negatif 48 jam sebelum keberangkatan. Hasil tes tersebut terlepas dari status imunisasi mereka.
Baca juga: Arab Saudi Perpanjang Iqama dan Visa 19 Negara, Gratis
Kementerian mengkonfirmasi, prosedur yang diperbarui tersebut akan berlaku mulai pukul 1 pagi pada hari Rabu, 8 Rajab 1443 H, sesuai dengan 9 Februari 2022, kementerian mengkonfirmasi.
Sebelumnya Arab Saudi mengumumkan pembatasan perjalanan baru yang dimulai Rabu, 9 Februari 2022.
"Pembatasan baru diperkenalkan sejalan dengan tindak lanjut terus-menerus terhadap situasi epidemiologis lokal dan global. Pembatasan tersebut sebagai bagian dari langkah-langkah yang diambil oleh Kerajaan untuk melawan penyebaran Covid 19 dan menjaga kesehatan masyarakat." kata Kementerian seperti dilansir dari Saudi Gazette, Selasa (8/2/2022).
Baca juga: Status Vaksinasi Booster Jadi Syarat Bepergian di Arab Saudi
(est)