Lewat Fasilitas Ruang Publik, Komunitas Dongeng Ajak Anak Cintai Alam
Fajar adhitya
Selasa, 08 Februari 2022 - 12:00 WIB
Optimalisasi pemanfaatan ruang publik dilakukan dengan memfasilitasi kegiatan dongeng oleh pendongeng anak-anak. Foto: Istimewa.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali memberi ruang pada komunitas dalam memanfaatkan ruang-ruang publik di wilayah DKI. Optimalisasi pemanfaatan ruang publik dilakukan dengan memfasilitasi kegiatan dongeng oleh pendongeng anak-anak, Paman Gery di Taman Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA), Taman Sawo, Cipete Utara, Jakarta Selatan.
Dongeng Paman Gery mengusung tema Jakarta 4.0: Cerita Kota Kita, #TetapWaspada agar #AmandiSekolah. Kegiatan dilakukan secara online melalui livestreaming IG Live, yaitu akun @beritajakarta, @paman_gery, @dongenpamangery, dan @temanceritaku dengan melakukan prokes ketat sebagai antisipasi penambahan kasus positif Covid-19.
Dongeng memberikan pemahaman kepada siswa, guru, dan orang tua dalam menjaga protokol kesehatan di sekolah selama pembelajaran tatap muka (PTM), yang didahului dengan cerita untuk mencintai lingkungan. Kegiatan ini turut menggawangi penyempurnaan salah satu fitur aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang akan meluncurkan fitur pendaftaran dan penggunaan ruang publik.
Baca Juga:Pengobat Kangen, Film Seri Oki dan Nirmala Segera Digarap
Gery Puraatmadja, sebagai seorang penggerak komunitas dan pendongeng anak-anak yang dikenal juga sebagai Paman Gery, menyambut positif ide penggunaan ruang publik bagi komunitas dan warga kota. Menurut dia, ini sejalan dengan konsep Jakarta 4.0.
"Di mana warga mempunyai kebebasan beraktivitas di ruang publik seperti yang dicetuskan oleh Gubernur Anies Baswedan. Ruang publik akan menjadi tempat pembelajaran yang menyenangkan bagi anak anak," ujar Gery baru-baru ini.
Dalam lakon dongengnya, Paman Gery berkisah tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap hijau dan asri. Lewat dongengnya ini, Paman Gery menyampaikan pesan kepada anak-anak bahwa penghijauan sangat diperlukan untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta menjadi lebih bersih.
Dongeng Paman Gery mengusung tema Jakarta 4.0: Cerita Kota Kita, #TetapWaspada agar #AmandiSekolah. Kegiatan dilakukan secara online melalui livestreaming IG Live, yaitu akun @beritajakarta, @paman_gery, @dongenpamangery, dan @temanceritaku dengan melakukan prokes ketat sebagai antisipasi penambahan kasus positif Covid-19.
Dongeng memberikan pemahaman kepada siswa, guru, dan orang tua dalam menjaga protokol kesehatan di sekolah selama pembelajaran tatap muka (PTM), yang didahului dengan cerita untuk mencintai lingkungan. Kegiatan ini turut menggawangi penyempurnaan salah satu fitur aplikasi Jakarta Kini (JAKI) yang akan meluncurkan fitur pendaftaran dan penggunaan ruang publik.
Baca Juga:Pengobat Kangen, Film Seri Oki dan Nirmala Segera Digarap
Gery Puraatmadja, sebagai seorang penggerak komunitas dan pendongeng anak-anak yang dikenal juga sebagai Paman Gery, menyambut positif ide penggunaan ruang publik bagi komunitas dan warga kota. Menurut dia, ini sejalan dengan konsep Jakarta 4.0.
"Di mana warga mempunyai kebebasan beraktivitas di ruang publik seperti yang dicetuskan oleh Gubernur Anies Baswedan. Ruang publik akan menjadi tempat pembelajaran yang menyenangkan bagi anak anak," ujar Gery baru-baru ini.
Dalam lakon dongengnya, Paman Gery berkisah tentang pentingnya menjaga lingkungan agar tetap hijau dan asri. Lewat dongengnya ini, Paman Gery menyampaikan pesan kepada anak-anak bahwa penghijauan sangat diperlukan untuk memperbaiki kualitas udara Jakarta menjadi lebih bersih.