home edukasi & pesantren

Erick Thohir Nilai Pesantren Berpotensi Beri Ekonomi Strategis

Selasa, 08 Februari 2022 - 17:50 WIB
Santri Pondok Pesantren Sidogiri, salah satu pondok tertua di Indonesia dengan produk ekonomi mandiri (foto: istimewa)
Menteri BUMN, Erick Thohir, menilai, pondok pesantren berpotensi memberikan peran sosial dan ekonomi strategis bagi kemaslahatan umat.

Dia mengatakan, guna mewujudkan Indonesia Maju 2045, dibutuhkan banyak tenaga ahli baru dengan kompetensi yang relevan. Peran pesantren sangat penting untuk menciptakan santri-santri intelektual yang adaptif dengan perkembangan zaman itu.

"Dengan santri yang terlibat aktif dalam perputaran roda ekonomi pesantren, sehingga pondok pesantren bisa berkembang, sejahtera, dan mengantisipasi perkembangan zaman, Insya Allah, saya percaya cita-cita untuk menjadikan pesantren sebagai mercusuar peradaban bisa terwujud," tulis akun instagram @erickthohir, dikutip Selasa (8/2/2022).

Terkait hal ini, Erick Thohir mengungkapkan, pondok pesantren dan ekonomi syariah mempunyai potensi yang sangat besar untuk mendongkrak kemajuan ekonomi nasional. Pada triwulan pertama tahun ini, Indonesia memiliki 31.385 pondok pesantren dengan jumlah santri mencapai 4,29 juta jiwa.

Potensi itu menjadi kekuatan ekonomi syariah Indonesia yang menempati peringkat empat dunia. Indonesia mendapat skor indikator ekonomi Islam global sebesar 91,2 dengan sektor-sektor unggulan meliputi makanan halal, keuangan, pariwisata, busana muslim, kosmetik, hingga media dan hiburan.

Potensi besar itu bisa dikembangkan secara maksimal agar pesantren mampu berdaya dan mandiri secara ekonomi. Terlebih, pondok pesantren kini tak lagi hanya menjadi lembaga pendidikan yang berlandaskan ke-Islam-an, tapi penggerak kegiatan kewirausahaan dan pusat ekonomi bagi lingkungannya.
(jqf)
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pondok pesantren ekonomi pesantren erick thohir peran pesantren
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya