Vaksin Merah Putih Akhirnya Masuk Tahap Uji Klinis
Amar faisal haidar
Rabu, 09 Februari 2022 - 15:40 WIB
Rektor Universitas Airlangga, Mohammad Nasih memberikan sambutan pada acara Serenoni Uji Klinis Vaksin Nusantara, Rabu (9/2/2022) di Surabaya, Jatim. (foto: istimewa)
Impian bangsa Indonesia untuk memiliki vaksin Covid-19 sendiri, yakni vaksin Merah Putih, perlahan-lahan semakin dekat terwujud.
Vaksinini diciptakan kolaborasi Universitas Airlangga, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, BRIN, Kemenkes, BPOM dan PT Biotis. Program ini telah dijalankan sejak 12 Mei 2020.
Fase kali ini,vaksin Merah Putih sudah sampai pada tahap uji klinis (clinical trial) fase pertama, di mana vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 90 orang, kemudian dipantau efeknya hingga satu tahun ke depan, atau 8 Maret 2023.
Selanjutnya, uji klinis tahap kedua vaksin Merah Putih akan dilakukan pada 11 April 2022 mendatang, di mana vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 400 orang, dan hasilnya juga dipantau selama satu tahun, hingga 11 April 2023.
Baca juga:Pemerintah Dorong Produksi Vaksin Merah Putih untuk Donasi Internasional
Rektor Universitas Airlagga, Mohammad Nasih mengungkapkan, bahwa perjalanan vaksin Merah Putih di tahap uji klinis tersebut patut disyukuri. Dia menyebut, proses pembuatan vaksin Merah Putih penuh dengan tantangan.
"Akhirnya kita sampai pada titik yang sangat membanggakan. Banyak suka, banyak duka, banyak tantangan yang telah kita lewati selama ini. Kami sungguh terharu vaksin Merah Putih bisa sampai di tahap ini," kata Mohammad Nasih dalam sambutannya di acara Seremoni Uji Klinis Vaksin Merah Putih, Rabu (9/2/2022) yang disiarkan secara virtual.
Vaksinini diciptakan kolaborasi Universitas Airlangga, RSUD Dr. Soetomo Surabaya, BRIN, Kemenkes, BPOM dan PT Biotis. Program ini telah dijalankan sejak 12 Mei 2020.
Fase kali ini,vaksin Merah Putih sudah sampai pada tahap uji klinis (clinical trial) fase pertama, di mana vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 90 orang, kemudian dipantau efeknya hingga satu tahun ke depan, atau 8 Maret 2023.
Selanjutnya, uji klinis tahap kedua vaksin Merah Putih akan dilakukan pada 11 April 2022 mendatang, di mana vaksin tersebut akan disuntikkan kepada 400 orang, dan hasilnya juga dipantau selama satu tahun, hingga 11 April 2023.
Baca juga:Pemerintah Dorong Produksi Vaksin Merah Putih untuk Donasi Internasional
Rektor Universitas Airlagga, Mohammad Nasih mengungkapkan, bahwa perjalanan vaksin Merah Putih di tahap uji klinis tersebut patut disyukuri. Dia menyebut, proses pembuatan vaksin Merah Putih penuh dengan tantangan.
"Akhirnya kita sampai pada titik yang sangat membanggakan. Banyak suka, banyak duka, banyak tantangan yang telah kita lewati selama ini. Kami sungguh terharu vaksin Merah Putih bisa sampai di tahap ini," kata Mohammad Nasih dalam sambutannya di acara Seremoni Uji Klinis Vaksin Merah Putih, Rabu (9/2/2022) yang disiarkan secara virtual.