home community

Paja Genep Songo Community, Komunitas Motor Asal Pesantren

Jum'at, 11 Februari 2022 - 19:00 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Banyak orang yang beranggapan bahwa komunitas atau geng motor identik dengan ugal-ugalan di jalan dan mengganggu ketertiban umum. Ada juga stereotip yang mengatakan bahwa geng motor jauh dari agama.

Lain halnya dengan sebuah komunitas motor bernama Paja Genep Songo Community (PGSC). Sebuah komunitas motor yang berdiri pada 12 Juli 2012 silam itu, dibentuk dengan semangat silaturahmi dan keislaman yang kuat.

"Komunitas motor tidak seburuk yang masyarakat umum kira, tergantung dari niat pembentukan awalnya," kata Pendiri PGSC, Abdul Azis, kepada Langit7, Jumat (11/2/2022).

Berawal dari keinginan berkumpul kembali, beberapa alumni Pesantren Persatuan Islam (PPI) 69 Jakarta, Abdul dan kawan-kawan memutuskan mengadakan kopi darat (kopdar). Dari pertemuan tersebut kemudian mereka bersepakat untuk pergi bersama dengan menggunakan motor ke tempat salah satu teman mereka yang menikah di Bogor. Setelah itu, perjalanan tersebut dilanjutkan ke daerah Puncak, Bogor.

"Ternyata enak juga ya naik motor rame-rame, akhirnya dari situ kita putuskan untuk membuat komunitas motor," ujar Abdul Azis.

Abdul bersama kawan-kawan PGSC kemudian rajin mengikuti pertemuan komunitas lain agar dapat gambaran bagaimana membentuk komunitas dan sistem di dalamnya. Baginya kepengurusan dalam komunitas itu penting agar komunitas bisa berkembang.

"Paja itu bahasa padang, artinya orang-orang, Genep Songo itu bahasa Sunda dan Jawa artinya 69, 69 kita ambil dari nama pesantren kita, yaitu Pesantren Persatuan Islam 69," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
alumni pesantren sepatu touring
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya