Kang Dadang, Geluti Jurnalis Sekaligus Terapis Totok Punggung
Jaja Suhana
Ahad, 13 Februari 2022 - 13:03 WIB
Ilustrasi. Foto: Langit7/iStock.
Berawal dari meliput kegiatan terapi kesehatan, seorang jurnalis salah satu media memutuskan untuk terjun langsung belajar menjadi seorang terapis kesehatan. Adalah Dadang, seorang video jurnalis (VJ) Ummat TV yang memutuskan ikut pelatihan terapi totok punggung Indonesia pada 2018 silam.
"Awalnya saya seorang jurnalis dari tahun 2006. Ketika saya menikah dan punya anak, namun qadarullah, anak kami ternyata memiliki kebutuhan khusus sehingga tidak ada perkembangan yang signifikan. Akhirnya saya bersama istri memutuskan belajar totok punggung," ujar Kang Dadang panggilan akrabnya, saat berbincang dengan Langit7, Ahad (13/2/2022).
"Saya menjadi topuris (totok punggung terapis) sejak 2018. Saya bersama istri belajar sebetulnya semuanya untuk anak," lanjutnya.
Baca Juga:11 Perkara Ini Dapat Batalkan Shalat Versi Kitab Fathul Qarib
Ia tertarik mengikuti pelatihan totok punggung karena terapi tersebut memiliki kajian ilmiah sendiri. Bahwa segala penyakit sumbernya ada di saraf dan saraf terbanyak ada di bagian punggung.
"Oleh karena itu Rasulullah menganjurkan hijamah atau bekam melalui punggung," katanya.
Dadang merasakan banyak manfaat setelah mempelajari keahlian totok punggung. Ketika anggota keluarga atau kerabatnya ada yang sakit, tidak perlu terburu-buru pergi ke dokter, cukup diberikan pengobatan pertama dengan totok punggung. Selain itu karena istrinya juga ikut belajar, maka mereka bisa saling bergantian melakukan terapi.
"Awalnya saya seorang jurnalis dari tahun 2006. Ketika saya menikah dan punya anak, namun qadarullah, anak kami ternyata memiliki kebutuhan khusus sehingga tidak ada perkembangan yang signifikan. Akhirnya saya bersama istri memutuskan belajar totok punggung," ujar Kang Dadang panggilan akrabnya, saat berbincang dengan Langit7, Ahad (13/2/2022).
"Saya menjadi topuris (totok punggung terapis) sejak 2018. Saya bersama istri belajar sebetulnya semuanya untuk anak," lanjutnya.
Baca Juga:11 Perkara Ini Dapat Batalkan Shalat Versi Kitab Fathul Qarib
Ia tertarik mengikuti pelatihan totok punggung karena terapi tersebut memiliki kajian ilmiah sendiri. Bahwa segala penyakit sumbernya ada di saraf dan saraf terbanyak ada di bagian punggung.
"Oleh karena itu Rasulullah menganjurkan hijamah atau bekam melalui punggung," katanya.
Dadang merasakan banyak manfaat setelah mempelajari keahlian totok punggung. Ketika anggota keluarga atau kerabatnya ada yang sakit, tidak perlu terburu-buru pergi ke dokter, cukup diberikan pengobatan pertama dengan totok punggung. Selain itu karena istrinya juga ikut belajar, maka mereka bisa saling bergantian melakukan terapi.