Komite Disiplin Tambah Hukuman untuk Bek PSS Aaron Evans
Priyo Setyawan
Ahad, 13 Februari 2022 - 19:51 WIB
Aaron Evans terancam tidak bisa mengikuti sisa pertandingan putaran II di Bali (foto: pss sleman)
Bek PSS Sleman Aaron Evans berpotensi tidak ada memperkuat PSS selama 4 pertandingan setelah Komite Displin mengeluarkan surat No 056/L1 /SK/KD-PSSl/II/2022 mengenai insiden kartu merah yang diterima Aaron.
Dalam surat yang diterima PSS, Sabtu (12/2/2022) Aaron diberi tambahan hukuman 4 pertandingan sejak surat tersebut dikirimkan. Ini berarti, bek bernomor punggung 2 tersebut akan melewatkan sisa pertandingan di seri 4 Liga 1 di Bali. Atas putusan ini, managemen PSS mengajukan banding.
"Kami menyayangkan hukuman yang diterima Aaron. 4 pertandingan tentu hukuman yang berat untuknya dan untuk kami di tengah kondisi seperti ini. Banding akan langsung kami ajukan pagi ini," kata Manajer PSS Sleman, Bambang Mariano, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/2/2022).
Baca juga:Taklukkan PSS, Persib Kembali Panaskan Persaingan Papan Atas Liga 1
Abe, sapaan akrabnya, juga mempertanyakan mengenai isi surat tersebut. Di dalam surat menyebutkan komite disiplin memiliki cukup bukti yang menguatkan untuk Aaron dihukum lebih lama. Bukti inilah yang sampai saai ini dipertanyakan manajemen PSS.
"Kami juga mempertanyakan bukti yang kuat menurut mereka itu apa. Karena dari rekaman yang kami punya dan yang ada di Vidio pun tidak terdengar sama sekali bahwa Aaron mengucapkan kata-kata tersebut," jelasnya.
Sebaliknya, bukti untuk melakukan banding mengenai hukuman Aaron sudah dikumpulkan oleh manajemen Super Elang Jawa. Abe berharap semoga banding yang dilakukan oleh PSS Sleman bisa membuat Aaron segera membela PSS.
Dalam surat yang diterima PSS, Sabtu (12/2/2022) Aaron diberi tambahan hukuman 4 pertandingan sejak surat tersebut dikirimkan. Ini berarti, bek bernomor punggung 2 tersebut akan melewatkan sisa pertandingan di seri 4 Liga 1 di Bali. Atas putusan ini, managemen PSS mengajukan banding.
"Kami menyayangkan hukuman yang diterima Aaron. 4 pertandingan tentu hukuman yang berat untuknya dan untuk kami di tengah kondisi seperti ini. Banding akan langsung kami ajukan pagi ini," kata Manajer PSS Sleman, Bambang Mariano, dalam keterangan tertulisnya, Minggu (13/2/2022).
Baca juga:Taklukkan PSS, Persib Kembali Panaskan Persaingan Papan Atas Liga 1
Abe, sapaan akrabnya, juga mempertanyakan mengenai isi surat tersebut. Di dalam surat menyebutkan komite disiplin memiliki cukup bukti yang menguatkan untuk Aaron dihukum lebih lama. Bukti inilah yang sampai saai ini dipertanyakan manajemen PSS.
"Kami juga mempertanyakan bukti yang kuat menurut mereka itu apa. Karena dari rekaman yang kami punya dan yang ada di Vidio pun tidak terdengar sama sekali bahwa Aaron mengucapkan kata-kata tersebut," jelasnya.
Sebaliknya, bukti untuk melakukan banding mengenai hukuman Aaron sudah dikumpulkan oleh manajemen Super Elang Jawa. Abe berharap semoga banding yang dilakukan oleh PSS Sleman bisa membuat Aaron segera membela PSS.