Mudahkan Pesantren, Unpak Bogor Rancang Pembelajaran Nahwu Berbasis Web
Muhajirin
Selasa, 15 Februari 2022 - 13:25 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Dosen Program Studi Ilmu Komputer (FMIPA) Universitas Pakuan, (Unpak), Bogor, mengimplementasikan aplikasi web untuk pembelajaran nahwu di pondok pesantren.
Hal itu menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Unpak Bogor di Pesantren Nurul Imdad Jalan babakan Fakultas, Tegalega, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.
Ketua tim PKM, Teguh Puja Negara, mengatakan, tim yang terdiri tiga orang itu sudah melakukan pengabdian sejak Februari 2021. Kegiatan tersebut diawali dengan beberapa kali pertemuan dalam bentuk kunjungan ke lokasi PKM sebagai tahap penerapan aplikasi web.
Setelah itu, tim PKM merancang strukturisasi materi, aplikasi sistem berbasis web, dan membantu dalam pengujian aplikasi sistem. Mereka juga membantu dalam penggunaan aplikasi sistem.
Teguh mengatakan, PKM dilatarbelakangi situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembelajaran di pondok pesantren terhenti. Pembelajaran nahwu, sebagai salah satu kunci dalam memahami bidang keilmuan Islam, menjadi terkendala.
Para santri yang biasa belajar Nahwu langsung di hadapan Ustadz Ja'far Shodiq di Ponpes Nurul Imdad harus dipulangkan karena PPKM berlevel. Keadaan itu membuat tim dosen Unpak Bogor memunculkan ide kreati merancang pembelajaran nahwu berbasis web.
Dengan sistem itu, para santri dapat mempelajari nahwu meski berada di luar pondok pesantren. Selain itu, para ustadz juga dapat mengukur tingkat kepahaman santri karena sistem telah dilengkapi dengan soal latihan.
Hal itu menjadi bagian dari kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) dosen Unpak Bogor di Pesantren Nurul Imdad Jalan babakan Fakultas, Tegalega, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat.
Ketua tim PKM, Teguh Puja Negara, mengatakan, tim yang terdiri tiga orang itu sudah melakukan pengabdian sejak Februari 2021. Kegiatan tersebut diawali dengan beberapa kali pertemuan dalam bentuk kunjungan ke lokasi PKM sebagai tahap penerapan aplikasi web.
Setelah itu, tim PKM merancang strukturisasi materi, aplikasi sistem berbasis web, dan membantu dalam pengujian aplikasi sistem. Mereka juga membantu dalam penggunaan aplikasi sistem.
Teguh mengatakan, PKM dilatarbelakangi situasi pandemi Covid-19 yang menyebabkan pembelajaran di pondok pesantren terhenti. Pembelajaran nahwu, sebagai salah satu kunci dalam memahami bidang keilmuan Islam, menjadi terkendala.
Para santri yang biasa belajar Nahwu langsung di hadapan Ustadz Ja'far Shodiq di Ponpes Nurul Imdad harus dipulangkan karena PPKM berlevel. Keadaan itu membuat tim dosen Unpak Bogor memunculkan ide kreati merancang pembelajaran nahwu berbasis web.
Dengan sistem itu, para santri dapat mempelajari nahwu meski berada di luar pondok pesantren. Selain itu, para ustadz juga dapat mengukur tingkat kepahaman santri karena sistem telah dilengkapi dengan soal latihan.