Kemenkes Catat Kasus Omicron Melebihi Delta, Tapi BOR Rendah
Garry Talentedo Kesawa
Selasa, 15 Februari 2022 - 22:35 WIB
Petugas tenaga kesehatan (nakes) di depan Wisma Atlet Jakarta. (Foto: Istimewa)
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkonfirmasi jumlah pasien Covid-19 varian Omicron di rumah sakit secara nasional masih terkendali hingga Selasa (15/2). Angka pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit saat ini berada di posisi 33 persen.
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan rumah sakit masih cukup memadai untuk merawat pasien Covid-19 varian Omicron. Bahkan per hari ini, jumlah total tempat tidur perawatan dan intensif Covid-19 ditambah dari 88.485 menjadi 91.018.
Baca juga:BPJPH Segera Terbitkan Setifikat Halal Vaksin Merah Putih
"Kasus konfirmasi harian sudah melebihi puncak delta di posisi 57.049 hari ini. Di beberapa daerah sudah melebihi kasus konfirmasi harian pada gelombang Delta 2021 lalu, tetapi pasien yang dirawat di rumah sakit masih bisa terkendali," kata Nadia dikutip dari laman resmi Kemenkes.
Sejauh ini, lanjut Nadia, Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit untuk pasien masih memadai. Nadia mengatakan belum ada daerah dengan tempat tidur dan perawatan intensifnya di angka 60 persen di Indonesia.
"DKI Jakarta sejauh ini, dari 15.313 tempat tidur isolasi yang disediakan baru terisi 54,9 persen. Begitu juga dengan tempat tidur ICU yang tersedia 921, baru terisi 44,1 persen. Berbeda dengan puncak gelombang Delta, DKI Jakarta merawat pasien Covid-19 sebanyak 18.824," ujar Nadia.
Baca juga:Pemerintah Wacanakan Karantina 3 Hari Bagi PPLN
Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan rumah sakit masih cukup memadai untuk merawat pasien Covid-19 varian Omicron. Bahkan per hari ini, jumlah total tempat tidur perawatan dan intensif Covid-19 ditambah dari 88.485 menjadi 91.018.
Baca juga:BPJPH Segera Terbitkan Setifikat Halal Vaksin Merah Putih
"Kasus konfirmasi harian sudah melebihi puncak delta di posisi 57.049 hari ini. Di beberapa daerah sudah melebihi kasus konfirmasi harian pada gelombang Delta 2021 lalu, tetapi pasien yang dirawat di rumah sakit masih bisa terkendali," kata Nadia dikutip dari laman resmi Kemenkes.
Sejauh ini, lanjut Nadia, Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit untuk pasien masih memadai. Nadia mengatakan belum ada daerah dengan tempat tidur dan perawatan intensifnya di angka 60 persen di Indonesia.
"DKI Jakarta sejauh ini, dari 15.313 tempat tidur isolasi yang disediakan baru terisi 54,9 persen. Begitu juga dengan tempat tidur ICU yang tersedia 921, baru terisi 44,1 persen. Berbeda dengan puncak gelombang Delta, DKI Jakarta merawat pasien Covid-19 sebanyak 18.824," ujar Nadia.
Baca juga:Pemerintah Wacanakan Karantina 3 Hari Bagi PPLN