Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Sabtu, 18 April 2026
home global news detail berita

Kemenkes Catat Kasus Omicron Melebihi Delta, Tapi BOR Rendah

Garry Talentedo Kesawa Selasa, 15 Februari 2022 - 22:35 WIB
Kemenkes Catat Kasus Omicron Melebihi Delta, Tapi BOR Rendah
Petugas tenaga kesehatan (nakes) di depan Wisma Atlet Jakarta. (Foto: Istimewa)
LANGIT7.ID, Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengkonfirmasi jumlah pasien Covid-19 varian Omicron di rumah sakit secara nasional masih terkendali hingga Selasa (15/2). Angka pasien yang mendapatkan perawatan di rumah sakit saat ini berada di posisi 33 persen.

Juru Bicara Vaksinasi Covid-19 Kemenkes, dr. Siti Nadia Tarmizi mengungkapkan rumah sakit masih cukup memadai untuk merawat pasien Covid-19 varian Omicron. Bahkan per hari ini, jumlah total tempat tidur perawatan dan intensif Covid-19 ditambah dari 88.485 menjadi 91.018.

Baca juga: BPJPH Segera Terbitkan Setifikat Halal Vaksin Merah Putih

"Kasus konfirmasi harian sudah melebihi puncak delta di posisi 57.049 hari ini. Di beberapa daerah sudah melebihi kasus konfirmasi harian pada gelombang Delta 2021 lalu, tetapi pasien yang dirawat di rumah sakit masih bisa terkendali," kata Nadia dikutip dari laman resmi Kemenkes.

Sejauh ini, lanjut Nadia, Bed Occupancy Ratio (BOR) atau keterisian tempat tidur isolasi dan ICU di rumah sakit untuk pasien masih memadai. Nadia mengatakan belum ada daerah dengan tempat tidur dan perawatan intensifnya di angka 60 persen di Indonesia.

"DKI Jakarta sejauh ini, dari 15.313 tempat tidur isolasi yang disediakan baru terisi 54,9 persen. Begitu juga dengan tempat tidur ICU yang tersedia 921, baru terisi 44,1 persen. Berbeda dengan puncak gelombang Delta, DKI Jakarta merawat pasien Covid-19 sebanyak 18.824," ujar Nadia.

Baca juga: Pemerintah Wacanakan Karantina 3 Hari Bagi PPLN

Nadia menegaskan bahwa pasien tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan disarankan melakukan isolasi mandiri (isoman) atau isolasi terpusat (isotar) yang disediakan pemerintah. Hal tersebut agar rumah sakit hanya diperuntukkan bagi masyarakat yang mengalami gejala berat, kirits hingga memiliki komorbid.

Sebagai informasi, dari 20.920 pasien di rumah sakit per 13 Februari 2022, 4.037 di antaranya OTG dan 9.664 bergejala ringan. Ini artinya 65,49 persen dari pasien bisa isoman di rumah maupun di tempat yang disediakan pemerintah.

Baca juga:

Luhut: DKI Jakarta Mulai Lewati Masa Puncak Omicron

Pemerintah Putuskan WFO Kembali ke 50 Persen

(asf)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Sabtu 18 April 2026
Imsak
04:28
Shubuh
04:38
Dhuhur
11:56
Ashar
15:14
Maghrib
17:54
Isya
19:03
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
قُلْ اِنَّ الْمَوْتَ الَّذِيْ تَفِرُّوْنَ مِنْهُ فَاِنَّهٗ مُلٰقِيْكُمْ ثُمَّ تُرَدُّوْنَ اِلٰى عَالِمِ الْغَيْبِ وَالشَّهَادَةِ فَيُنَبِّئُكُمْ بِمَا كُنْتُمْ تَعْمَلُوْنَ ࣖ
Katakanlah, “Sesungguhnya kematian yang kamu lari dari padanya, ia pasti menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang gaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.”
QS. Al-Jumu'ah:8 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
right-4 (Desktop - langit7.id)