Sri Mulyani Sebut Pemulihan Ekonomi Indonesia Sangat Gesit
Mahmuda attar hussein
Rabu, 16 Februari 2022 - 01:55 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani. (Foto: Istimewa).
Menteri Keuangan, Sri Mulyani, menyebut pemulihan ekonomi Indonesia setelah terdampak pandemi Covid-19 sangat gesit. Ada beberapa sektor yang mendukung percepatan itu.
Selama menghadapi pandemi Covid-19, kata dia, Indonesia tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tapi juga pemulihan ekonomi.
"Instrumen kebijakan fiskal berperan sangat signifikan. Pada 2021 pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar USD45,9 miliar atau 23,6 persen dari total anggaran pada 2021 untuk pemulihan sektor ekonomi Indonesia," kata Ani, dalam Side Event Presidensi G20 Indonesia, Rabu (16/2/2022).
Baca Juga:3 Kunci Utama yang Buat Indonesia PeDe di Depan Dunia, Begini Kata Gubernur BI
Hasilnya, ekonomi Indonesia pada tahun lalu berhasil mengukuhkan pertumbuhan di angka 3,65 persen. Angka tersebut berhasil diperoleh usai mengalami kontraksi -2,07 persen pada 2020.
Momentum itu, turut didukung oleh geliat ekspor Indonesia yang sejalan dengan pemulihan ekonomi global. Manufaktur, perdagangan, dan pertambangan menjadi sektor yang cukup signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia.
Perekonomian Indonesia juga telah melampaui angka pada saat pre-pandemi. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pemulihan ekonomi yang cepat.
Selama menghadapi pandemi Covid-19, kata dia, Indonesia tidak hanya berfokus pada sektor kesehatan, tapi juga pemulihan ekonomi.
"Instrumen kebijakan fiskal berperan sangat signifikan. Pada 2021 pemerintah telah menggelontorkan dana sebesar USD45,9 miliar atau 23,6 persen dari total anggaran pada 2021 untuk pemulihan sektor ekonomi Indonesia," kata Ani, dalam Side Event Presidensi G20 Indonesia, Rabu (16/2/2022).
Baca Juga:3 Kunci Utama yang Buat Indonesia PeDe di Depan Dunia, Begini Kata Gubernur BI
Hasilnya, ekonomi Indonesia pada tahun lalu berhasil mengukuhkan pertumbuhan di angka 3,65 persen. Angka tersebut berhasil diperoleh usai mengalami kontraksi -2,07 persen pada 2020.
Momentum itu, turut didukung oleh geliat ekspor Indonesia yang sejalan dengan pemulihan ekonomi global. Manufaktur, perdagangan, dan pertambangan menjadi sektor yang cukup signifikan dalam mendorong pertumbuhan ekspor Indonesia.
Perekonomian Indonesia juga telah melampaui angka pada saat pre-pandemi. Hal ini menjadikan Indonesia sebagai salah satu negara dengan pemulihan ekonomi yang cepat.