LANGIT7.ID-, Oxford - Mantan Menteri Keuangan
Sri Mulyani resmi mengajar di
University of Oxford, Inggris. Berdasarkan pengumuman resmi di laman kampus Oxford, disebutkan Ia bakal mengajar di program khusus World Leaders Fellowship pada 2026, di Blavatnik School of Government University of Oxford.
"Sri Mulyani Indrawati, mantan Menteri Keuangan Indonesia dan mantan Direktur Pelaksana serta Chief Operating Officer di Bank Dunia, akan mengikuti World Leaders Fellowship di Blavatnik School of Government untuk tahun 2026." Demikian tertulis di website resmi Blavatnik School of Government University, dikutip Jumat (12/12/2025).
Sri Mulyani akan mengajar selama satu tahun penuh dalam program ini. Dia akan berbagi pengalamannya dalam merumuskan kebijakan yang tidak hanya lahir dari pengalaman birokrasi semata. Melainkan semua merupakan perpaduan kompetensi, pemahaman konteks, dan integritas.
"Kompetensi dan pengetahuan adalah fondasi penting ketika kita berhadapan dengan isu-isu besar," ujarnya dikutip dari Instagram blavatnikschool.
Baca juga: Sri Mulyani Resmi Serahkan Jabatan Menteri Keuangan Kepada Purbaya: Saya Pamit, Hormati Privasi SayaLebih lanjut ia menjelaskan setiap keputusan sulit selalu memiliki unsur risiko yang harus dipahami dengan bijak. Karena itu, seorang pemimpin harus mampu berpikir strategis dan menghubungkan titik-titik untuk melihat gambaran utuh dari sebuah persoalan.
Baginya, keputusan publik yang kuat lahir dari tiga pilar utama. Tiga pilar itu, yaitu pemahaman isu, kemampuan melihat konteks secara luas, serta keberanian mengambil risiko dengan integritas.
"Saya berharap dapat berkontribusi secara bijaksana kepada komunitas ini, berbagi pengalaman saya sambil terus belajar, dan mendukung generasi pembuat kebijakan berikutnya dalam mempersiapkan mereka untuk memimpin dengan integritas, kompetensi, dan martabat di lingkungan yang semakin kompleks," tutur Sri Mulyani dalam video yang diunggah oleh Blavatnik School of Government di akun Instagram, @blavatnikschool.
Baca juga: Ilmuwan Oxford Berhasil Kembangkan Teknologi Teleportasi Data, Keamanan Digital Makin CanggihPihak universitas menyebut kehadiran Sri Mulyani akan menjadi aset besar bagi mahasiswa yang tengah menempuh pendidikan kebijakan publik. Serta pengalaman Indonesia dalam reformasi fiskal, penanganan krisis, proyek pembangunan, hingga diplomasi ekonomi global disebut sebagai sudut pandang yang sangat relevan untuk pembelajaran masa kini.
Program World Leaders FellowshipProgram ini diperuntukkan bagi para pemimpin dunia yang tengah memasuki fase baru setelah menuntaskan masa baktinya di pemerintahan ke tahap selanjutnya dalam perjalanan kepemimpinan publik mereka.
Dalam proses pembelajarannya, program ini menawarkan kesempatan kepada peserta untuk berbagi pengetahuan dengan para pemimpin global saat ini dan masa depan, sambil merefleksikan pelajaran dari pengalaman kepemimpinan mereka.
"Selama setahun, peserta Blavatnik World Leaders Fellowship akan membimbing dan berinteraksi dengan mahasiswa dan alumni, mengumpulkan para pemimpin global lainnya, dan mengeksplorasi pendekatan inovatif terhadap pemerintahan," tulis Blavatnik School of Government.
Melalui posisi ini, Sri Mulyani akan berbagi pengalamannya dalam mengelola kebijakan besar, membimbing mahasiswa dan alumni, serta berkontribusi dalam diskusi tingkat tinggi bersama pemimpin global lainnya.
Jadi bisa dikatakan Program World Leaders Fellowship mencerminkan dedikasi Blavatnik School untuk menjembatani kesenjangan antara teori dan praktik dengan menghubungkan para pemimpin global dengan generasi penerus penggerak perubahan.
(lsi)