DPRD NTB Kritik Paket Bundling MotoGP dengan Menginap di Bali
Garry Talentedo Kesawa
Rabu, 16 Februari 2022 - 22:19 WIB
Tempat menginap para pebalap MotoGP 2022 Mandalika, Lombok. (Foto: Twitter @rnfracingteam)
Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat, Made Slamet menyesalkan sikap PT Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) yang menjual paket bundling nonton MotoGP dengan menginap di Bali.
Menurut Made, sikat tersebut sangat keterlaluan karena ketersediaan kamar hotel di NTB masih tersedia.
"Kalau ITDC buat paket itu, keterlaluan ya. Masak kita terima ampasnya. Semestinya jangan begitu, enggak boleh," ujarnya Made Slamet Rabu (16/2/2022).
Menurutnya, isu hotel full booking di NTB hanya permainan bisnis semata agar bisa menjual paket menginap di Bali.
"Kalau melihat fakta di lapangan, masih banyak hotel belum di booking. Ini namanya kalah dalam promosi," ucap Made Slamet.
Baca juga:Pemerintah Segera Menerbitkan Aturan Ambang Batas Biaya Kamar di Mandalika
Pihaknya meminta Dinas Pariwisata NTB segera melakukan pendataan dan promosi, terutama melakukan counter isu tarif mahal kamar hotel di NTB, sehingga tidak merusak nama daerah.
Menurut Made, sikat tersebut sangat keterlaluan karena ketersediaan kamar hotel di NTB masih tersedia.
"Kalau ITDC buat paket itu, keterlaluan ya. Masak kita terima ampasnya. Semestinya jangan begitu, enggak boleh," ujarnya Made Slamet Rabu (16/2/2022).
Menurutnya, isu hotel full booking di NTB hanya permainan bisnis semata agar bisa menjual paket menginap di Bali.
"Kalau melihat fakta di lapangan, masih banyak hotel belum di booking. Ini namanya kalah dalam promosi," ucap Made Slamet.
Baca juga:Pemerintah Segera Menerbitkan Aturan Ambang Batas Biaya Kamar di Mandalika
Pihaknya meminta Dinas Pariwisata NTB segera melakukan pendataan dan promosi, terutama melakukan counter isu tarif mahal kamar hotel di NTB, sehingga tidak merusak nama daerah.