home edukasi & pesantren

Tak Hanya Musa, Para Nabi Ini Diutus pada Era Fir'aun

Sabtu, 19 Februari 2022 - 23:50 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Mesir merupakan negeri para raja. Di sini, para Fir'aun (raja-raja Mesir) berkuasa. Sejarah negeri ini sendiri bermula jauh sebelum kepemimpinan Fir'aun, yakni sekitar 3200 SM.

Sejak Nabi Ibrahim AS, negeri tersebut sudah ada. Kala itu, dinasti yang berkuasa adalah dinasti Usrah pada era klasik (3200-2160 SM). Selanjutnya, sebelum masa Fir'aun, sudah didirikan piramida. Masa itu disebut dengan era Mesir kuno.

Pada era Mesir kuno, ada sebuah ibu kota yang bernama Kota Memphis. Kota ini masih ada sampai saat ini dan menyimpan berbagai artefak penting peninggalan Fir'aun. Kota ini masih menjadi eksavakasi para arkeolog untuk menemukan kepingan puzzle milik bangsa Mesir kuno.

Mahasiswa Indonesia di Mesir (Masisir), Ustadz Miftah Wibowo, mengatakan, Memphis merupakan tempat bagi masyarakat modern mempelajari sebutan-sebutan untuk raja Mesir kuno. Raja Mesir asli memiliki sebutan yang tidak diapakai raja manapun meski memerintah Mesir, yakni Fir'aun.

"Fir'aun itu merupakan gelar untuk raja asli Mesir. Itu mengapa dalam kisah Nabi Musa itu disebut Fir'aun. Berbeda dengan kisah Nabi Yusuf AS disebut sebagai Al-Malik. Ini karena masa Fir'aun dan Yusuf berbeda," kata Miftah melalui kanal Lukman Hakim-JejaNile, dikutip Kamis (17/2/2022).

Jika melihat linimasa raja Mesir, Nabi Yusuf As diperkirakan hidup ketika bangsa Hyksos menguasai Mesir pada era Dinasti ke-15 SM. Kata 'hyksos' berasal dari heka khasewet, yang berarti 'penguasa asing".

Lantaran ketidakstabilan di daerah sekitar Mesir, Hyksos menginvasi Mesir selama periode peralihan kedua, sekitar 1700 SM. Mereka membentuk Dinasti ke-15 dan memerintah Mesir Hilir selama lebih dari seratus tahun.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
nabi ibrahim mesir nabi yusuf ajaran nabi nabi musa
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya