Biaya Pendidikan Anak Makin Tinggi, Alokasikan Dana Sejak Dini
Fifiyanti Abdurahman
Kamis, 17 Februari 2022 - 18:15 WIB
Ilustrasi keluarga kecil yang menabung untuk biaya pendidikan. Foto: LANGIT7/iStock
Biaya pendidikan merupakan hal yang wajib disiapkan orang tua yang telah memutuskan untuk memiliki anak. Agar nantinya anak mendapatkan pendidikan yang layak sampai ke jenjang lebih tinggi.
Certified Financial Planner, Annisa Steviani menyarankan bagi pasangan dengan latar belakang ekonomi kurang baik, usahakan memiliki anak harus ada rentang waktu. Hal ini untuk memberi kesehatan keuangan yang terjaga.
Baca juga: Pilih Tinggal di Rumah Sederhana, Azis 'Gagap' Prioritaskan Pendidikan Anak dan Bangun Pesantren
"Misal anak pertama telah berumur 5 tahun baru memiliki anak kedua. Agar kita dapat menyekolahkan anak itu tidak terbebani. Namun jika kita memiliki latar belakang ekonomi yang baik (kesehatan keuangan) maka berapapun anak yang kita miliki pasti akan dapat kita sekolahkan dengan baik." kata Annisa dalam webinar "Langkah Praktis dan Krusial: Persiapankan Dana Pendidikan Anak!, Rabu (16/2/2022).
Menurut Annisa, biaya pendidikan anak harus disiapkan dari jauh-jauh hari atau sebelum anak meranjak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan menuju pada bangku kuliah.
"Untuk mempersiapkan dana sekolah itu disesuaikan dengan penghasilan orang tua. Semisal satu bulan memiliki pendapatan tiga juta, maka minimal yang perlu kita tabung sebesar 500 per bulan dan disesuaikan dengan kebetuhan rumah tangga. Karena biaya pendidikan di Indonesia rata-rata terbilang cukup mahal," ucapnya.
Tidak sampai disitu, Annisa juga mendorong orang tua rutin mencari tahu biaya pendidikan di masing-masing tingkatan sekolah sampai kuliah. Mengingat biaya selalu naik setiap tahunnya.
Certified Financial Planner, Annisa Steviani menyarankan bagi pasangan dengan latar belakang ekonomi kurang baik, usahakan memiliki anak harus ada rentang waktu. Hal ini untuk memberi kesehatan keuangan yang terjaga.
Baca juga: Pilih Tinggal di Rumah Sederhana, Azis 'Gagap' Prioritaskan Pendidikan Anak dan Bangun Pesantren
"Misal anak pertama telah berumur 5 tahun baru memiliki anak kedua. Agar kita dapat menyekolahkan anak itu tidak terbebani. Namun jika kita memiliki latar belakang ekonomi yang baik (kesehatan keuangan) maka berapapun anak yang kita miliki pasti akan dapat kita sekolahkan dengan baik." kata Annisa dalam webinar "Langkah Praktis dan Krusial: Persiapankan Dana Pendidikan Anak!, Rabu (16/2/2022).
Menurut Annisa, biaya pendidikan anak harus disiapkan dari jauh-jauh hari atau sebelum anak meranjak sekolah mulai dari SD, SMP, SMA dan menuju pada bangku kuliah.
"Untuk mempersiapkan dana sekolah itu disesuaikan dengan penghasilan orang tua. Semisal satu bulan memiliki pendapatan tiga juta, maka minimal yang perlu kita tabung sebesar 500 per bulan dan disesuaikan dengan kebetuhan rumah tangga. Karena biaya pendidikan di Indonesia rata-rata terbilang cukup mahal," ucapnya.
Tidak sampai disitu, Annisa juga mendorong orang tua rutin mencari tahu biaya pendidikan di masing-masing tingkatan sekolah sampai kuliah. Mengingat biaya selalu naik setiap tahunnya.