Kemenkes Perluas Layanan Saluran Siaga untuk Warga yang Jalani Isoman
Fifiyanti Abdurahman
Sabtu, 19 Februari 2022 - 13:39 WIB
Ilustrasi. Foto: LANGIT7/iStock
Memberi layanan lebih untuk masyarakat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyediakan saluran siaga atau hotline bagi warga yang menjalani isolasi mandiri. Layanan tersebut disiapkan bagi warga yang terserang Covid-19 dan belum bisa mengakses pelayanan telemedisi gratis dari pemerintah.
Warga dapat menghubungi WhatsApp Kementerian Kesehatan di nomor 081110500567, pusat layanan 119 ext. 9, serta alamat surel sertifikat@pedulilindungi.id.
Baca juga: Pandemi Belum Usai, Ini Tips Jaga Kesehatan ala Kemenkes
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa layanan telemidisin gratis pemerintah dapat diakses oleh warga yang menjalani pemeriksaan antigen maupun RT-PCR di laboratorium-laboratorium afiliasi Kementerian Kesehatan.
Layanan tersebut semula diperuntukkan bagi warga berusia 18 tahun ke atas yang berdomisili di Jabodetabek, Karawang, Bandung, Semarang Raya, Surakarta Raya, Kota Yogyakarta, Surabaya Raya, Malang Raya, Kota Denpasar, dan Nusa Dua.
Namun, setelah minggu kedua Februari layanan tersebut diperluas hingga kota-kota besar di Jawa-Bali seperti di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
"Layanan telemedisin terus ditingkatkan dan diperluas untuk membantu agar masyarakat yang isoman (isolasi mandiri) dapat memperoleh fasilitas pengobatan yang memadai, sehingga mereka tidak perlu dirawat di rumah sakit," katanya.
Warga dapat menghubungi WhatsApp Kementerian Kesehatan di nomor 081110500567, pusat layanan 119 ext. 9, serta alamat surel sertifikat@pedulilindungi.id.
Baca juga: Pandemi Belum Usai, Ini Tips Jaga Kesehatan ala Kemenkes
Juru Bicara Vaksinasi Kementerian Kesehatan Siti Nadia Tarmizi menjelaskan bahwa layanan telemidisin gratis pemerintah dapat diakses oleh warga yang menjalani pemeriksaan antigen maupun RT-PCR di laboratorium-laboratorium afiliasi Kementerian Kesehatan.
Layanan tersebut semula diperuntukkan bagi warga berusia 18 tahun ke atas yang berdomisili di Jabodetabek, Karawang, Bandung, Semarang Raya, Surakarta Raya, Kota Yogyakarta, Surabaya Raya, Malang Raya, Kota Denpasar, dan Nusa Dua.
Namun, setelah minggu kedua Februari layanan tersebut diperluas hingga kota-kota besar di Jawa-Bali seperti di Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi.
"Layanan telemedisin terus ditingkatkan dan diperluas untuk membantu agar masyarakat yang isoman (isolasi mandiri) dapat memperoleh fasilitas pengobatan yang memadai, sehingga mereka tidak perlu dirawat di rumah sakit," katanya.