Dukung Energi Hijau, PLN Siap Serap Listrik dari PLTM Pantan Cuaca
Garry Talentedo Kesawa
Ahad, 20 Februari 2022 - 04:05 WIB
Penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) antara PLN dengan PT Hidro Jaya Konstruksi selaku produsen listrik swasta (Independent Power Producer /IPP). (Foto: Humas PLN)
PT PLN (Persero) siap menyerap produksi listrik dari Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTM) Pantan Cuaca berkapasitas 4,5 megawatt (MW) yang akan dibangun di Kabupaten Gayo Lues, Nanggroe Aceh Darussalam.
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) antara PLN dengan PT Hidro Jaya Konstruksi selaku produsen listrik swasta (Independent Power Producer /IPP). Perusahaan tersebut merupakan Special Purpose Company konsorsium antara PT Hidro Jaya Perkasa bersama perusahaan asal Korea Selatan, Dohwa Engineering Co. Ltd.
Baca juga:Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Listrik di Bali
Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto mengatakan PLTM Pantan Cuaca mampu meningkatkan bauran energi di Aceh. Proyek dengan nilai investasi Rp160 miliar ini rencananya mulai beroperasi penuh pada 2024.
"PLN mendukung penuh operasional PLTM Pantan Cuaca ini. Tentunya produksi PLTM Pantan Cuaca pada tahun 2024 menjadi salah satu pendukung tercapainya target bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025," ujar Wiluyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/2).
Secara kelistrikan, PLTM Pantan Cuaca merupakan wilayah isolated yang selama ini pasokan listriknya ditopang dari genset. Terlebih, daerah ini juga memiliki potensi sumber daya alam dan pariwisata serta dikenal sebagai penghasil kopi Gayo Aceh.
Baca juga:PLN Buka Peluang Penggunaan Ragam Teknologi dalam Program Konversi PLTD ke EBT
Hal ini ditandai dengan penandatanganan Power Purchase Agreement (PPA) antara PLN dengan PT Hidro Jaya Konstruksi selaku produsen listrik swasta (Independent Power Producer /IPP). Perusahaan tersebut merupakan Special Purpose Company konsorsium antara PT Hidro Jaya Perkasa bersama perusahaan asal Korea Selatan, Dohwa Engineering Co. Ltd.
Baca juga:Dukung KTT G20, PLN Tambah 2 Pembangkit Listrik di Bali
Direktur Mega Proyek dan Energi Baru Terbarukan PLN, Wiluyo Kusdwiharto mengatakan PLTM Pantan Cuaca mampu meningkatkan bauran energi di Aceh. Proyek dengan nilai investasi Rp160 miliar ini rencananya mulai beroperasi penuh pada 2024.
"PLN mendukung penuh operasional PLTM Pantan Cuaca ini. Tentunya produksi PLTM Pantan Cuaca pada tahun 2024 menjadi salah satu pendukung tercapainya target bauran EBT sebesar 23 persen pada 2025," ujar Wiluyo dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (19/2).
Secara kelistrikan, PLTM Pantan Cuaca merupakan wilayah isolated yang selama ini pasokan listriknya ditopang dari genset. Terlebih, daerah ini juga memiliki potensi sumber daya alam dan pariwisata serta dikenal sebagai penghasil kopi Gayo Aceh.
Baca juga:PLN Buka Peluang Penggunaan Ragam Teknologi dalam Program Konversi PLTD ke EBT