home wirausaha syariah

Perbedaan Investasi Konvensional dan Syariah, Utamakan Halal dan Aman

Ahad, 20 Februari 2022 - 16:05 WIB
Ilustrasi investasi halal dan aman. (Foto: iStock).
Investasi konvensional dan syariah memiliki perbedaan yang signifikan. Namun sebagai umat Islam, tentu harus berpedoman pada Alquran dan hadist Nabi.

Seorang muslim memang dianjurkan memiliki perencanaan keuangan masa depan. Hal itu dilakukan sebagai upaya untuk menghindari kerugian, baik materiil maupun di luar itu.

Perencana Keuangan Finansialku, Juan Mahir Muhammad menjelaskan, hal paling mudah untuk membedakan investasi konvensional dan syariah yakni berlandaskan dari aturan dan ketentuan yang telah ditetapkan dalam Alquran dan hadist.

Baca Juga:Umat Islam Dianjurkan Berinvestasi, Ini Manfaat Besarnya

Namun jika dilihat dari cara kerjanya, keduanya memiliki perbedaan dalam akad atau kesepakatan. "Di dalam syariah, sebuah akad bisa membuat sesuatu hal yang haram menjadi halal. Contoh yang paling populer itu adalah akad nikah," ujarnya dikanal YouTube Finansialku.com dikutip, Ahad (20/2/2022).

Berkenaan dengan instrumen investasi, kata dia, hak bagi hasil atau mudharabah. Makna akad tersebut dapat diartikan bahwa semua pihak saling menanggung hasilnya, baik untung dan rugi.

"Jadi pertama yang paling mendasari perbedaannya adalah akad atau kesepakatannya. Selanjutnya soal pengelolaannya," ujarnya.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
investasi aman investasi halal investasi syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya