home global news

Awal Ramadan 1443 H Berpotensi Berubah, Ini Penjelasannya

Selasa, 22 Februari 2022 - 10:00 WIB
Petugas sedang mengamati hilal di Masjid Agung di Semarang untuk menentukan 1 Ramadan tahun 2014 silam. Foto: iStock
Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1443 Hijriah jatuh pada 2 April 2022. Namun ternyata, ada kemungkinan perubahan awal Bulan Suci itu.

Peneliti astronomi Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan)-Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Thomas Djamaluddin menyampaikan, pada sebagian besar wilayah posisi bulan masih di bawah kriteria MABIMS. Ada potensi hilal tidak teramati.

"Muhammadiyah menggunakan metode hisab (perhitungan). Dengan metode itu, posisi bulan menetapkan 1 Ramadhan 1443 Hijriah jatuh di tanggal tersebut. Sementara Nahdlatul Ulama (NU) menunggu rukyat pada saat Maghrib 1 April 2022. Berdasarkan posisi hilal, diprakirakan hilal tidak terlihat di seluruh Indonesia," ujar Thomas, dalam keterangan resminya, dikutip Langit7, Senin (21/2/2022).

Baca juga: Muhammadiyah Tetapkan Awal Ramadan 2 April 2022

Dalam kondisi tersebut, Thomas mengatakan, ada potensi awal Ramadan 1443 jatuh pada 3 April 2022 secara rukyat.

"Ramadan berpotensi ada perbedaan, baik secara nasional maupun regional. Sedangkan, Idul Fitri berpotensi seragam namun berbeda dengan negara tetangga," jelas Thomas.

Menurut analisis terhadap garis tanggal saat maghrib 1 April 2022, posisi bulan di Indonesia telah memenuhi kriteria wujudul hilal sehingga awal Ramadan 1443 adalah 2 April 2022. Namun dengan kriteria MABIMS, posisi bulan pada perbatasan kriteria tinggi 2 derajat.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
hilal kalender hijriah brin 1 ramadan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya