Survei: Ganjar Dekati Elektabilitas Prabowo, Anies Ketiga Puan Terbawah
Garry Talentedo Kesawa
Kamis, 24 Februari 2022 - 12:05 WIB
Gubernur Jawa Tengah (Jateng), Ganjar Pranowo saat bertemu pelaku UMKM di Kebumen. Foto: Pemprov Jateng
Survei Litbang Kompas yang dirilis di Jakarta, Rabu (23/2/2022) melaporkan, elektabilitas Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mendekati Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Ganjar mendapatkan suara 20,5 persen menyaingi Prabowo dengan 26,5 persen yang menduduki posisi teratas.
Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di peringkat ketiga dengan perolehan 14,2 persen. Prosentase elektabilitas tersebutdidapatkan setelah para responden diberikan pertanyaan 'jika pemilu diselenggarakan pada saat survei dilakukan, siapa yang akan dipilih.
Baca Juga:Diduetkan Bareng Anies di Pilpres 2024, Begini Jawaban Ridwan Kamil
Elektabilitas Ganjar juga merangkak naik, mulai dari 7,3 persen pada April 2021, 13,9 persen pada Oktober 2021, dan 20,5 persen pada Januari 2022. Tingginya elektabilitas tiga tokoh tersebut menciptakan jarak yang cukup jauh dengan nama-nama lainnya yang turut masuk bursa pilpres.
Di antaranya Ketua DPR RI, Puan Maharani harus puas di urutan terakhir dari 13 tokoh yang dipilih masyarakat dengan suara 0,6 persen. Jauh jika dibandingkan Menkopolhukam RI, Mahfud MD dengan 1,1 persen.
Lalu nama-nama lain juga dipilih masyarakat seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Panglima TNI Andika Perkasa, Mensos RI Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Baca Juga:Tim Cek Fakta Siap Tempur Lawan Hoaks di Tahun Politik
Sementara Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di peringkat ketiga dengan perolehan 14,2 persen. Prosentase elektabilitas tersebutdidapatkan setelah para responden diberikan pertanyaan 'jika pemilu diselenggarakan pada saat survei dilakukan, siapa yang akan dipilih.
Baca Juga:Diduetkan Bareng Anies di Pilpres 2024, Begini Jawaban Ridwan Kamil
Elektabilitas Ganjar juga merangkak naik, mulai dari 7,3 persen pada April 2021, 13,9 persen pada Oktober 2021, dan 20,5 persen pada Januari 2022. Tingginya elektabilitas tiga tokoh tersebut menciptakan jarak yang cukup jauh dengan nama-nama lainnya yang turut masuk bursa pilpres.
Di antaranya Ketua DPR RI, Puan Maharani harus puas di urutan terakhir dari 13 tokoh yang dipilih masyarakat dengan suara 0,6 persen. Jauh jika dibandingkan Menkopolhukam RI, Mahfud MD dengan 1,1 persen.
Lalu nama-nama lain juga dipilih masyarakat seperti Menteri BUMN Erick Thohir, Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo, Panglima TNI Andika Perkasa, Mensos RI Tri Rismaharini, Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil.
Baca Juga:Tim Cek Fakta Siap Tempur Lawan Hoaks di Tahun Politik