Vaksinasi Boster di Solo Dikebut untuk Dorong Pemulihan Ekonomi
Mahmuda attar hussein
Ahad, 27 Februari 2022 - 19:00 WIB
Vaksinasi booster di Solo Square. (Foto: Istimewa).
Vaksinasi boster di Solo dikebut untuk mendorong pemulihan ekonomid daerah. Kegiatan ini berlangsung di Solo Square pada Sabtu (26/2/2022).
Kegiatan ini berlangsung berkat kerjasama dan sinergi dengan Kodim 0735/Surakarta dan Denkesyah 04.04.04 Surakarta. Sebanyak 1.000 dosis vaksin disiapkan untuk warga Solo Raya.
Kegiatan ini diikuti Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakoso, dan Dandim 0735/Surakarta, Letkol Deby Kristiono.
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakoso mengatakan, antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti vaksinasi di Solo Square ini.
"Target percepatan ekonomi menjadi salah satu prioritas yang harus dilakukan dalam masa pandemi sekarang," kata Teguh dalam keterangannya, Ahad (27/2/2022).
Masyarakat diminta tidak bergantung kepada kegiatan vaksin di rumah sakit, tapi juga aktif untuk ikut serta dalam event-event di tempat umum.
Selain mengadakan vaksinasi, Pemerintah Kota Solo juga akan mengedukasi warga pentingnya vaksin booster. Kegiatan ini untuk membantah anggapan bahwa dua kali vaksin sudah cukup.
Kegiatan ini berlangsung berkat kerjasama dan sinergi dengan Kodim 0735/Surakarta dan Denkesyah 04.04.04 Surakarta. Sebanyak 1.000 dosis vaksin disiapkan untuk warga Solo Raya.
Kegiatan ini diikuti Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakoso, dan Dandim 0735/Surakarta, Letkol Deby Kristiono.
Wakil Wali Kota Solo, Teguh Prakoso mengatakan, antusiasme masyarakat cukup tinggi dalam mengikuti vaksinasi di Solo Square ini.
"Target percepatan ekonomi menjadi salah satu prioritas yang harus dilakukan dalam masa pandemi sekarang," kata Teguh dalam keterangannya, Ahad (27/2/2022).
Masyarakat diminta tidak bergantung kepada kegiatan vaksin di rumah sakit, tapi juga aktif untuk ikut serta dalam event-event di tempat umum.
Selain mengadakan vaksinasi, Pemerintah Kota Solo juga akan mengedukasi warga pentingnya vaksin booster. Kegiatan ini untuk membantah anggapan bahwa dua kali vaksin sudah cukup.