Umat Islam India Gelar Doa Perdamaian Perang Rusia-Ukraina
Fajar adhitya
Selasa, 01 Maret 2022 - 08:38 WIB
Muslim Rusia (foto: istimewa).
Ratusan umat Islam di Lucknow, India menggelar doa bersama untuk perdamaian di Ukraina. Masjid-masjid kota mengadakan sesi doa khusus.
Tidak hanya umat Islam, doa untuk perdamaian di Ukraina juga digelar umat Katolik. Gereja-gereja kota mengimbau orang-orang untuk mendoakan Ukraina, warganya dan mereka yang terjebak dalam konflik bersenjata.
Gereja Katolik telah meminta jamaahnya untuk mendedikasikan Rabu Abu (awal musim Prapaskah selama 40 hari, jatuh tahun ini pada tanggal 2 Maret), untuk berdoa bagi perdamaian di Ukraina.
Baca Juga:Sarat Kepentingan Politik, Umat Islam Jangan Terjebak di Konflik Rusia-Ukraina
Khalid Rasheed Farangi Mahali, Imam Shalat, juga mengatakan bahwa selama shalat, sesi doa khusus diselenggarakan untuk perdamaian di Ukraina.
"Ukraina sedang diserang. Kami sangat menentang serangan itu dan berdoa untuk perdamaian di negara itu, dan untuk orang-orang yang terdampar," kata Khalid Rasheed Farangi Mahali dikutip Hindustan Times, Selasa (1/2/2022).
Sementara itu, Paus Fransiskus mendesak umat Katolik di seluruh dunia untuk mendoakan Ukraina dan rakyatnya ketika mereka berpuasa dan berdoa pada hari Rabu Abu.
Tidak hanya umat Islam, doa untuk perdamaian di Ukraina juga digelar umat Katolik. Gereja-gereja kota mengimbau orang-orang untuk mendoakan Ukraina, warganya dan mereka yang terjebak dalam konflik bersenjata.
Gereja Katolik telah meminta jamaahnya untuk mendedikasikan Rabu Abu (awal musim Prapaskah selama 40 hari, jatuh tahun ini pada tanggal 2 Maret), untuk berdoa bagi perdamaian di Ukraina.
Baca Juga:Sarat Kepentingan Politik, Umat Islam Jangan Terjebak di Konflik Rusia-Ukraina
Khalid Rasheed Farangi Mahali, Imam Shalat, juga mengatakan bahwa selama shalat, sesi doa khusus diselenggarakan untuk perdamaian di Ukraina.
"Ukraina sedang diserang. Kami sangat menentang serangan itu dan berdoa untuk perdamaian di negara itu, dan untuk orang-orang yang terdampar," kata Khalid Rasheed Farangi Mahali dikutip Hindustan Times, Selasa (1/2/2022).
Sementara itu, Paus Fransiskus mendesak umat Katolik di seluruh dunia untuk mendoakan Ukraina dan rakyatnya ketika mereka berpuasa dan berdoa pada hari Rabu Abu.