Indonesia Manfaatkan Presidensi G20 untuk Pemulihan Ekonomi
Mahmuda attar hussein
Selasa, 01 Maret 2022 - 12:10 WIB
Wapres Maruf Amin sebut Indonesia harus manfaatkan event Presidensi G20 untuk pemulihan ekonomi. (Foto: Istimewa).
Indonesia memanfaatkan event Presidensi G20 untuk mendorong pemulihan perekonomian nasional. Caranya dengan meningkatkan kerja sama di berbagai sektor.
Hal ini disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara virtual di acara Forum Ekonomi Merdeka. Dia mengatakan, Indonesia memiliki potensi, kekuatan, dan modal penting, baik di tingkat negara, dunia usaha, hingga individu.
"Dalam hal ini, pandemi dan penguatan sistem kesehatan nasional merupakan kunci pemulihan ekonomi," ujarnya dalam kegiatan tersebut, Senin (28/2/2022).
Baca Juga:Sandiaga Uno: Dewan Dakwah Harus Tangkap Peluang Ekonomi Kreatif
Kiai Ma'ruf menekankan, upaya pemulihan ekonomi nasional juga dapat direalisasikan melalui pembangunan berkelanjutan.
Dia meyakini hal itu dapat memberikan penguatan sumber daya manusia berkualitas, pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim usaha yang kondusif, termasuk dukungan kepada pelaku UMKM, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, dan transformasi digital.
"Reformasi struktural juga menjadi prasyarat bagi pemulihan ekonomi untuk dilaksanakan dan dikawal secara serius," ujarnya.
Hal ini disampaikan Wakil Presiden Ma'ruf Amin secara virtual di acara Forum Ekonomi Merdeka. Dia mengatakan, Indonesia memiliki potensi, kekuatan, dan modal penting, baik di tingkat negara, dunia usaha, hingga individu.
"Dalam hal ini, pandemi dan penguatan sistem kesehatan nasional merupakan kunci pemulihan ekonomi," ujarnya dalam kegiatan tersebut, Senin (28/2/2022).
Baca Juga:Sandiaga Uno: Dewan Dakwah Harus Tangkap Peluang Ekonomi Kreatif
Kiai Ma'ruf menekankan, upaya pemulihan ekonomi nasional juga dapat direalisasikan melalui pembangunan berkelanjutan.
Dia meyakini hal itu dapat memberikan penguatan sumber daya manusia berkualitas, pembangunan infrastruktur, penciptaan iklim usaha yang kondusif, termasuk dukungan kepada pelaku UMKM, penciptaan lapangan kerja yang berkualitas, dan transformasi digital.
"Reformasi struktural juga menjadi prasyarat bagi pemulihan ekonomi untuk dilaksanakan dan dikawal secara serius," ujarnya.