7 Kiat Mendidik Anak Agar Cinta Belajar
Muhajirin
Selasa, 27 Juli 2021 - 15:14 WIB
Orang tua harus mendampingi anak saat belajar sambil menanamkan cinta belajar pada anak (foto: langit7.id/istock)
Ketua Yayasan Anak Teladan Abu Salma Muhammad membagikan 7 kiat membangun kecintaan anak untuk belajar. Kiat-kiat ini sangat penting terlebih pada masa pandemi Covid-19 saat ini, anak dituntut untuk terus belajar agar tidak tertinggal walau tidak hadir ke sekolah.
“Saat ini banyak problematika, mulai dari anak anak yang kehilangan fokus, kehilangan semangat, belum lagi anak yang terganggu pertumbuhan psikologis karena harus berada di dalam rumah. Ini memang problem yang bisa kita saksikan, dan kita sendiri yang alami,” kata Abu Salma dalam diskusi daring melalui channel Youtube Rumaysho TV, dikutip Selasa (27/7/2021).
Maka rasa kesadaran dan kecintaan untuk terus belajar harus ditumbuhkan dalam diri anak. Berikut kiat membangun kecintaan belajar pada diri anak:
1. Membiasakan anak belajar sejak kecil
Orang tua harus membiasakan anak belajar sejak kecil dengan metode tasmi’ yakni memperdengarkan, talqin yaitu menirukan, dan menceritakan isi buku. Juga mengenalkan buku dari semenjak shobiy (toddler) yaitu usia dini.
Orang tua harus membangun kecintaan terhadap ilmu sejak dini. Kalau sudah cinta ilmu, maka akan terbangun inisiatif untuk belajar. Ada banyak cara untuk melakukan itu seperti mulai dari pendengaran (tasmi’) dari umur 0-2 tahun, kemudian membacakan mereka buku, sampai mereka mampu belajar sendiri.
“Saat ini banyak problematika, mulai dari anak anak yang kehilangan fokus, kehilangan semangat, belum lagi anak yang terganggu pertumbuhan psikologis karena harus berada di dalam rumah. Ini memang problem yang bisa kita saksikan, dan kita sendiri yang alami,” kata Abu Salma dalam diskusi daring melalui channel Youtube Rumaysho TV, dikutip Selasa (27/7/2021).
Maka rasa kesadaran dan kecintaan untuk terus belajar harus ditumbuhkan dalam diri anak. Berikut kiat membangun kecintaan belajar pada diri anak:
1. Membiasakan anak belajar sejak kecil
Orang tua harus membiasakan anak belajar sejak kecil dengan metode tasmi’ yakni memperdengarkan, talqin yaitu menirukan, dan menceritakan isi buku. Juga mengenalkan buku dari semenjak shobiy (toddler) yaitu usia dini.
Orang tua harus membangun kecintaan terhadap ilmu sejak dini. Kalau sudah cinta ilmu, maka akan terbangun inisiatif untuk belajar. Ada banyak cara untuk melakukan itu seperti mulai dari pendengaran (tasmi’) dari umur 0-2 tahun, kemudian membacakan mereka buku, sampai mereka mampu belajar sendiri.