home wirausaha syariah

Kontraksi Ekonomi Syariah Minus, Wapres Minta FoSEEI Berkonstribusi

Selasa, 27 Juli 2021 - 17:10 WIB
Wakil Presiden Maruf Amin meminta milineal ikut mengembangkan ekonomi syariah. Foto: instagram wapres
Laporan Bank Indonesia tahun 2020, jika diwakili sektor prioritas pengembangan ekosistem halal value chain yaitu sektor pertanian, makanan halal, fesyen muslim dan pariwisata ramah muslim menyebut, kontraksi ekonomi syariah mencapai -1,72% (year on year). Kontraksi ini tidak sedalam yang dialami ekonomi nasional yang mencapai -2,07%.

Laporan Islamic Finance Country Index (IFCI) 2020 juga menyebutkan bahwa dari 42 negara yang di survei terkait keuangan syariah, Indonesia menempati posisi ke-2 dengan skor 82,01 setelah Malaysia.

“Hal ini merupakan peluang yang harus dioptimalkan oleh seluruh pihak yang terlibat dalam pengembangan ekonomi dan keuangan syariah,” ujar Wakil Presiden Ma’ruf Amin, saat memberikan sambutan di depan peserta Temu Ilmiah Nasional (Temilnas) ke-20 tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Forum Silaturahim Studi Ekonomi Islam (FoSSEI).

Mencermati kondisi tersebut, lanjut Wapres, pemerintah berharap FoSSEI sebagai wadah silaturahmi mahasiswa pecinta ekonomi Islam yang telah cukup mapan dapat terus berkontribusi dengan lebih baik ke depannya.

FoSSEI sebagai organisasi yang berbasis ilmiah dan praktik, berjejaring luas, serta digerakkan oleh kalangan muda diharapkan dapat berperan menjawab berbagai tantangan pengembangan ekonomi dan keuangan syariah, terlebih di era disrupsi ganda (digitalisasi dan pandemi) saat ini.

FoSSEI sebagai wadah berhimpunnya 247 Kelompok Studi Ekonomi Islam di 14 regional, dengankurang lebih 20.000 kader yang tersebar di sektor industri, pemerintahan, maupun filantropi diharapkan dapat menjadi jembatan bagi dunia akademisi dan praktisi ekonomi dan keuangan syariah.

Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
ekonomi syariah wapres makruf amin keuangan generasi milenial wirausaha syariah
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya