Mencari Pintu Masuk Pengelolaan SDM ke Dunia Metaverse
Mahmuda attar hussein
Rabu, 09 Maret 2022 - 11:32 WIB
Pemerhati Human Capital Management, Muhammad Ali. (Foto: Istimewa).
Metaverse kini menarik perhatian banyak orang. Bukan hanya dalam dunia gaming dan transaksi jual-beli, teknologi ini ternyata bisa dimanfaatkan untukpengelolaan sumber daya manusia.
Oleh: Muhammad Ali
Bola salju Metaverse telah menggelinding lebih dari satu semester sejak diumumkan secara publik oleh Mark Zuckerberg pertengahan tahun 2021 lalu. Gelegar kemunculan dan reaksinya masih bergulir hingga detik ini, menandakan betapa magnet tentang Metaverse masih menarik perhatian banyak orang di tengah lalu-lalang isu dan topik yang berseliweran setiap detik.
Dunia gaming merupakan bidang pertama yang mengeksplorasi Metaverse dan memberikan fitur-fitur pengembangan dalam aneka genre game yang populer.
Baca Juga:Shamsi Ali Soroti Politisasi Agama dan Label Radikal terhadap Sebagian Ustadz
Stefan Brambilla Hall, seorang pemimpin projek pada organisasi World Economic Forum (WEF) mengingatkan, artificial intelligent (AI) telah mengubah rantai penting dalam proses bisnis yang bersifat dari ujung ke ujung, yang memiliki konsekuensi positif maupun negatif. AI sebagai salah satu tulang punggung teknologi pada dunia semacam Metaverse, dalam kacamata Stefan telah menghasilkan suatu disrupsi yang luar biasa. Dan karena sifatnya yang virtual, ia mampu menciptakan ruang disrupsi kreatif yang nyaris tanpa batas, dan mendorong munculnya ruang ekonomi baru.
Pandangan dan optimisme bahwa Metaverse atau teknologi semacamnya
Oleh: Muhammad Ali
Bola salju Metaverse telah menggelinding lebih dari satu semester sejak diumumkan secara publik oleh Mark Zuckerberg pertengahan tahun 2021 lalu. Gelegar kemunculan dan reaksinya masih bergulir hingga detik ini, menandakan betapa magnet tentang Metaverse masih menarik perhatian banyak orang di tengah lalu-lalang isu dan topik yang berseliweran setiap detik.
Dunia gaming merupakan bidang pertama yang mengeksplorasi Metaverse dan memberikan fitur-fitur pengembangan dalam aneka genre game yang populer.
Baca Juga:Shamsi Ali Soroti Politisasi Agama dan Label Radikal terhadap Sebagian Ustadz
Stefan Brambilla Hall, seorang pemimpin projek pada organisasi World Economic Forum (WEF) mengingatkan, artificial intelligent (AI) telah mengubah rantai penting dalam proses bisnis yang bersifat dari ujung ke ujung, yang memiliki konsekuensi positif maupun negatif. AI sebagai salah satu tulang punggung teknologi pada dunia semacam Metaverse, dalam kacamata Stefan telah menghasilkan suatu disrupsi yang luar biasa. Dan karena sifatnya yang virtual, ia mampu menciptakan ruang disrupsi kreatif yang nyaris tanpa batas, dan mendorong munculnya ruang ekonomi baru.
Pandangan dan optimisme bahwa Metaverse atau teknologi semacamnya