Peduli UMK, PLN Buka Akses Pasar Produk Ensikei Tenun
Mahmuda attar hussein
Selasa, 27 Juli 2021 - 19:20 WIB
Produk kain tenun dari Ensikei, salah satu UKM binaan PLN. Foto: Humas PLN
Akses pasar, menjadi faktor penting bagi pelaku usaha mikro kecil untuk dapat mengembangkan bisnis. Melihat kebutuhan tersebut, PT PLN (Persero) tidak tinggal diam dan berkomitmen untuk terus memberikan kontribusi yang nyata bagi Indonesia.
Tidak sekadar memastikan pasokan listrik yang berkualitas, melalui program PLN Peduli, perseroan mendorong pengembangan bisnis usaha mikro kecil (UMK) agar dapat lebih unjuk gigi.
Salah satu mitra binaan PLN, Ensikei Tenun, jadi salah satu UMK yang beruntung karena berkesempatan memamerkan koleksi kerajinan berbasis kain tenun di Seoul, Korea Selatan, pada September 2019.
Kesempatan Ensikei Tenun mendapat etalase di Seoul, merupakan pengalaman yang tidak terlupakan oleh Karolina Yunita Liwulangi. Perempuan lulusan Master of Teaching English to Speakers of Other Languages di La Trobe University Melbourne ini, merintis usaha kerajinan tenun sejak 2018.
"Sekarang pasar Ensikei lumayan luas, di Kupang, Surabaya, ataupun Jakarta. Setelah diajak PLN ke pameran di Korea Selatan, kami semakin dikenal luas," ujarnya.
Ensikei Tenun menjadi wakil dari PLN Unit Wilayah NTT dalam pameran di Festival Indonesia 20-22 September 2019 di Seoul, Korea Selatan.
Nita menjelaskan, pendampingan PLN tidak hanya dalam membuka akses pasar, tetapi juga pembiayaan. Sebagai usaha rintisan, pihaknya memerlukan modal untuk membangun gerai di Kupang.
Tidak sekadar memastikan pasokan listrik yang berkualitas, melalui program PLN Peduli, perseroan mendorong pengembangan bisnis usaha mikro kecil (UMK) agar dapat lebih unjuk gigi.
Salah satu mitra binaan PLN, Ensikei Tenun, jadi salah satu UMK yang beruntung karena berkesempatan memamerkan koleksi kerajinan berbasis kain tenun di Seoul, Korea Selatan, pada September 2019.
Kesempatan Ensikei Tenun mendapat etalase di Seoul, merupakan pengalaman yang tidak terlupakan oleh Karolina Yunita Liwulangi. Perempuan lulusan Master of Teaching English to Speakers of Other Languages di La Trobe University Melbourne ini, merintis usaha kerajinan tenun sejak 2018.
"Sekarang pasar Ensikei lumayan luas, di Kupang, Surabaya, ataupun Jakarta. Setelah diajak PLN ke pameran di Korea Selatan, kami semakin dikenal luas," ujarnya.
Ensikei Tenun menjadi wakil dari PLN Unit Wilayah NTT dalam pameran di Festival Indonesia 20-22 September 2019 di Seoul, Korea Selatan.
Nita menjelaskan, pendampingan PLN tidak hanya dalam membuka akses pasar, tetapi juga pembiayaan. Sebagai usaha rintisan, pihaknya memerlukan modal untuk membangun gerai di Kupang.