Keutamaan Malam Nisfu Sya’ban, Ampunan Melimpah dari Allah
Muhajirin
Kamis, 10 Maret 2022 - 17:00 WIB
Buya Yahya (foto: Al-Bahjah)
Pertengahan bulan Sya’ban atau nisfu Sya’ban akan jatuh pada 17 Maret 2022. Pengasuh Pondok Pesantren Al-Bahjah, Buya Yahya, menjelaskan, malam nisfu Sya’ban merupakan salah satu malam istimewa di bulan tersebut.
Salah satu keistimewaan malam itu adalah Allah Ta’ala mengampuni dosa seluruh makhluk-Nya. Allah selalu melihat hamba-hamba-Nya, namun pada malam itu Dia memberikan pandangan khusus kepada makhluk-Nya.
“Bagaimana pandangan Allah terhadap hamba-Nya? Ya, khusus pandangan hamba yang berdosa adalah dengan pengampunan. Hamba yang dicintai dengan tambahan rahmat dan berkah,” ujar Buya Yahya Melalui Al-Bahjah TV, Kamis (10/3/2022).
Baca juga: 3 Cara Menjaga Kebersihan Hati Menurut Buya Yahya
Jika seorang hamba tak memiliki dosa, maka ia dipandang dengan penuh kasih sayang dari Allah. Hidupnya pun akan dipenuhi keberkahan. Sedangkan, jika seorang hamba memiliki dosa, Allah akan mengampuni dosa tersebut.
“Maka, pada malam nisfu Sya’ban, kita akan memperbanyak istighfar, ibadah yang sangat luar biasa yaitu istighfar,” ucap Buya Yahya. Namun, ia menyebut ada dua golongan yang tidak akan mendapat ampunan Allah Ta’ala.
“Itulah orang-orang musyrik, orang yang menyekutukan Allah. Kemudian, orang beriman, orang yang memiliki kebencian dan dendam serta permusuhan dengan saudara-saudaranya,” ucap Buya, sembari menasehati agar meninggalkan dua keburukan tersebut.
Salah satu keistimewaan malam itu adalah Allah Ta’ala mengampuni dosa seluruh makhluk-Nya. Allah selalu melihat hamba-hamba-Nya, namun pada malam itu Dia memberikan pandangan khusus kepada makhluk-Nya.
“Bagaimana pandangan Allah terhadap hamba-Nya? Ya, khusus pandangan hamba yang berdosa adalah dengan pengampunan. Hamba yang dicintai dengan tambahan rahmat dan berkah,” ujar Buya Yahya Melalui Al-Bahjah TV, Kamis (10/3/2022).
Baca juga: 3 Cara Menjaga Kebersihan Hati Menurut Buya Yahya
Jika seorang hamba tak memiliki dosa, maka ia dipandang dengan penuh kasih sayang dari Allah. Hidupnya pun akan dipenuhi keberkahan. Sedangkan, jika seorang hamba memiliki dosa, Allah akan mengampuni dosa tersebut.
“Maka, pada malam nisfu Sya’ban, kita akan memperbanyak istighfar, ibadah yang sangat luar biasa yaitu istighfar,” ucap Buya Yahya. Namun, ia menyebut ada dua golongan yang tidak akan mendapat ampunan Allah Ta’ala.
“Itulah orang-orang musyrik, orang yang menyekutukan Allah. Kemudian, orang beriman, orang yang memiliki kebencian dan dendam serta permusuhan dengan saudara-saudaranya,” ucap Buya, sembari menasehati agar meninggalkan dua keburukan tersebut.