home lifestyle muslim

Perlukah Bayi Ditahnik? Begini Penjelasan Dokter Anak

Senin, 14 Maret 2022 - 19:07 WIB
Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: LANGIT7/iStock
Beberapa waktu lalu, penyanyi religi Natta Reza dan istri, Wardah Maulina melakukan tahnik untuk bayi mereka, Zakia Xena Humaira, yang dilakukan Ustadz Adi Hidayat dan Ustadz Abdul Somad (UAS).

Tahnik adalah mengunyah kurma untuk kemudian diusapkan atau lumurkan pada langit-langit bayi yang baru lahir. Tahnik sendiri merupakan sunnah dan disebut sebagai imunisasi alami. Ada anggapan tahnik dibutuhkan karena bayi rentan hipoglikemia atau kekurangan gula.

Lalu, bagaimana pandangan medis terkait tahnik?

Baca juga: Termasuk Penyakit Kronis, Waspadai Hipertensi Paru pada Anak

Spesialis anak dr Kurniawan Satria Denta, mengatakan bayi normal, tanpa komplikasi, sangat kecil kemungkinannya untuk hipoglikemia.

"Allah sudah membekali bayi dengan lemak atau sumber energi yang cukup agar hal itu tidak terjadi," kata Denta seperti dikutip dari akun Twitter @sdenta, Senin (14/3/2022).

Jadi bayi normal, lanjut Denta, tidak membutuhkan tambahan kalori dari luar. Baik itu didapat dari susu formula maupun makanan lain.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
tahnik kurma madu bayi kesehatan
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya