Langit7.id - Dakwah, Al-Quran, Berita Terkini dan Tafsir
Dapatkan Update berita LANGIT7.ID
melalui notifikasi browser Anda.
kalender Jum'at, 17 Juli 2026
home lifestyle muslim detail berita

Perlukah Bayi Ditahnik? Begini Penjelasan Dokter Anak

Fifiyanti Abdurahman Senin, 14 Maret 2022 - 19:07 WIB
Perlukah Bayi Ditahnik? Begini Penjelasan Dokter Anak
Ilustrasi bayi baru lahir. Foto: LANGIT7/iStock
LANGIT7.ID - , Jakarta - Beberapa waktu lalu, penyanyi religi Natta Reza dan istri, Wardah Maulina melakukan tahnik untuk bayi mereka, Zakia Xena Humaira, yang dilakukan Ustadz Adi Hidayat dan Ustadz Abdul Somad (UAS).

Tahnik adalah mengunyah kurma untuk kemudian diusapkan atau lumurkan pada langit-langit bayi yang baru lahir. Tahnik sendiri merupakan sunnah dan disebut sebagai imunisasi alami. Ada anggapan tahnik dibutuhkan karena bayi rentan hipoglikemia atau kekurangan gula.

Lalu, bagaimana pandangan medis terkait tahnik?

Baca juga: Termasuk Penyakit Kronis, Waspadai Hipertensi Paru pada Anak

Spesialis anak dr Kurniawan Satria Denta, mengatakan bayi normal, tanpa komplikasi, sangat kecil kemungkinannya untuk hipoglikemia.

"Allah sudah membekali bayi dengan lemak atau sumber energi yang cukup agar hal itu tidak terjadi," kata Denta seperti dikutip dari akun Twitter @sdenta, Senin (14/3/2022).

Jadi bayi normal, lanjut Denta, tidak membutuhkan tambahan kalori dari luar. Baik itu didapat dari susu formula maupun makanan lain.

"Habis lahir, bayi nggak butuh kalori banyak-banyak. ASI pun butuhnya hanya beberapa tetes sekali minum. Kapasitas lambungnya kecil sekali. Jadi, ngasih sufor langsung di hari-hari pertama kelahiran tanpa rekomendasi DSA itu bahaya sekali," jelas Denta.

Lebih lanjut Denta menjelaskan, saat terjadi hipoglikemia pun dokter akan melakukan tatalaksana yang sesuai dengan kondisi bayi. Yang jelas tatalaksana itu tidak mencakup pemberian makanan dini per oral selain ASI atau sufor khusus yang terukur dan terevaluasi dengan baik.

"Pemberian madu pada usia di bawah setahun meningkatkan risiko keracunan botulisme, pemberian makanan padat terlalu dini meningkatkan risiko komplikasi pada pencernaan bayi," pungkasnya.

Baca juga: Solusi Demam Anak, Perhatikan Aturan Pakai Paracetamol

"Tapi walaupun dari pendapat saya tidak disarankan, tentu saja keputusan men-tahnik bayi ada sepenuhnya di orang tua. Banyak juga orang tua pasien saya yang mentahnik anaknya, ya paling saya tinggal ekstra
saja observasinya," tuturnya.

(est)
  • Bagikan Artikel Ini :
TOPIK TERKAIT
BERITA TERKAIT
jadwal-sholat
Jadwal Sholat
JAKARTA, Jum'at 17 Juli 2026
Imsak
04:35
Shubuh
04:45
Dhuhur
12:02
Ashar
15:24
Maghrib
17:56
Isya
19:09
Lihat Selengkapnya
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan
سُبْحٰنَ الَّذِيْٓ اَسْرٰى بِعَبْدِهٖ لَيْلًا مِّنَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ اِلَى الْمَسْجِدِ الْاَقْصَا الَّذِيْ بٰرَكْنَا حَوْلَهٗ لِنُرِيَهٗ مِنْ اٰيٰتِنَاۗ اِنَّهٗ هُوَ السَّمِيْعُ الْبَصِيْرُ
Mahasuci (Allah), yang telah memperjalankan hamba-Nya (Muhammad) pada malam hari dari Masjidilharam ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia Maha Mendengar, Maha Melihat.
QS. Al-Isra':1 Langit 7 Cahaya Menuju Kebaikan