Ingin Kuliah Gratis di Universitas Al-Azhar? Simak Ketentuannya
Muhajirin
Selasa, 15 Maret 2022 - 14:29 WIB
Ilustrasi (foto: langit7.id/istock)
Bagi para santri di Indonesia, Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir menjadi salah satu tujuan utama melanjutkan pendidikan di jenjang tinggi. Selain menyandang status sebagai salah satu kampus tertua di dunia, kontribusi lulusan Al-Azhar di Indonesia begitu nyata.
Al-Azhar Mesir didirikan pada 970 M silam. Di awal pendiriannya, kampus ini mengandalkan masjid sebagai pusat pembelajaran. Seiring waktu, universitas yang didirikan Dinasti Fatimiyah ini tak hanya menyediakan Fakultas Agama saja, namun juga ada berbagai fakultas untuk ilmu-ilmu umum.
Baca juga: Menag Akan Undang Grand Syeikh Al-Azhar dan Paus Fransiskus ke Indonesia
Farra Addina Islami, salah seorang mahasiswi Al-Azhar Mesir, menceritakan, Al-Azhar hanya menanggung beasiswa Fakultas Agama untuk mahasiswa dari Indonesia. Itu berkat kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI dengan pihak Al-Azhar.
Ada dua kategori beasiswa di Al-Azhar yakni beasiswa penuh dan beasiswa sebagian. Beasiswa penuh sudah meliputi biaya tiket pulang dan pergi, biaya pendidikan, asrama gratis, makan gratis, dan dan uang saku dari Al-Azhar.
"Kalau beasiswa sebagian itu meliputi biaya pendidikan gratis sampai lulus S1 (minimal 4 tahun)," kata Farra melalui kanal YouTube Lukman Hakim, dikutip Senin (14/3/2022).
Pelajar Indonesia bisa mendaftar melalui Kemenag dengan cukup mudah. Pertama, dengan daftar online di http://diktis.kemenag.go.id. Di tautan tersebut sudah tersedia formulir pendaftaran. Di formulir itu, ada pilihan beasiswa atau non beasiswa. Untuk beasiswa, kuotanya terbatas sehingga di luar itu otomatis masuk ke non beasiswa.
Al-Azhar Mesir didirikan pada 970 M silam. Di awal pendiriannya, kampus ini mengandalkan masjid sebagai pusat pembelajaran. Seiring waktu, universitas yang didirikan Dinasti Fatimiyah ini tak hanya menyediakan Fakultas Agama saja, namun juga ada berbagai fakultas untuk ilmu-ilmu umum.
Baca juga: Menag Akan Undang Grand Syeikh Al-Azhar dan Paus Fransiskus ke Indonesia
Farra Addina Islami, salah seorang mahasiswi Al-Azhar Mesir, menceritakan, Al-Azhar hanya menanggung beasiswa Fakultas Agama untuk mahasiswa dari Indonesia. Itu berkat kerjasama antara Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Agama RI dengan pihak Al-Azhar.
Ada dua kategori beasiswa di Al-Azhar yakni beasiswa penuh dan beasiswa sebagian. Beasiswa penuh sudah meliputi biaya tiket pulang dan pergi, biaya pendidikan, asrama gratis, makan gratis, dan dan uang saku dari Al-Azhar.
"Kalau beasiswa sebagian itu meliputi biaya pendidikan gratis sampai lulus S1 (minimal 4 tahun)," kata Farra melalui kanal YouTube Lukman Hakim, dikutip Senin (14/3/2022).
Pelajar Indonesia bisa mendaftar melalui Kemenag dengan cukup mudah. Pertama, dengan daftar online di http://diktis.kemenag.go.id. Di tautan tersebut sudah tersedia formulir pendaftaran. Di formulir itu, ada pilihan beasiswa atau non beasiswa. Untuk beasiswa, kuotanya terbatas sehingga di luar itu otomatis masuk ke non beasiswa.