home edukasi & pesantren

Perempuan Jadi Pencari Nafkah Utama, Lelaki Harus Keluarkan Upaya Optimal

Jum'at, 18 Maret 2022 - 07:31 WIB
Ilustrasi pasangan suami istri yang membuka usaha bersama. Foto: iStock
Di Indonesia umum ditemui pemikiran bahwa lelaki bertanggung mencari nafkah keluarga, sementara perempuan alangkah baiknya dirumah untuk mengurus rumah dan anak. Namun, seiring perkembangan zaman, anggapan tersebut perlahan mulai bergeser.

Koordinator Nasional Aliansi Laki-laki Baru, Saeroni mengatakan tidak masalah jika perempuan yang mencari nafkah sebagai pengganti pencarian nafkah utama. Menurut Roni, mencari nafkah merupakan tanggungjawab bersama, asalkan kedua belah pihak tetap menjaga keseimbangan.

Baca juga: Gus Mus: Menafkahi Keluarga Merupakan Sedekah

"Akan tetapi, jika itu terjadi dengan diikuti oleh sifat malas pasangan, ini yang menjadi masalah. Lelaki juga harus mengeluarkan effort optimalnya," ujar Roni dalam acara Work Life Balance, Kamis (17/3/2022).

Kuncinya di sini, Roni menambahkan, bagaimana seorang manusia baik lelaki maupun perempuan menggunakan potensi yang dimilikinya untuk membuat kebaikan atau menjawab masalah-masalah yang dihadapi, bukan melempar ke orang lain.

"Nah, jika karena situasi dan kondisi tertentu kemudian perempuan lebih berpeluang untuk mencari nafkah, lalu lelaki peluangnya lebih kecil, maka lelaki mestinya mengambil tanggungjawab yang lain, yang porsinya tidak kalah besar dengan perempuan," ungkapnya.

"Misal dengan melakukan pekerjaan rumah, sehingga keseimbangan tanggungjawabnya terwujud," lanjut Roni.
Baca Selanjutnya
Bagikan artikel ini:
Topik Terkait :
pernikahan suami istri mencari nafkah tanggungjawab
Berita Terkait
Berita Lainnya
berita lainnya